PSGA UIN Alauddin Gelar Workshop Kurikulum Demi Wujudkan Kampus Responsif Gender

Facebook
Twitter
WhatsApp
Suasana Workshop Kurikulum Kampus Responsif Gender di Krakatau Ballroom, Hotel Remcy, Panakukang Kota Makassar, Seni (05/07/2021).

Washilah – Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UIN Alauddin Makassar menggelar Workshop bertajuk “Integrasi Pengarusutamaan Gender dalam Rencana Pembelajaran Semester (RPS)” sebagai upaya mewujudkan Kampus Responsif Gender. Senin (05/07/2021).

Kegiatan tersebut membahas Implementasi Kurikulum Berperspektif Gender berlangsung selama tiga hari mulai 3 sampai 5 Juli di Krakatau Ballroom, Hotel Remcy, Panakukang Kota Makassar.

Kepala PSGA UIN Alauddin Makassar, Dr Rosmini menjelaskan workshop kurikulum perspektif gender ini adalah bagian dari upaya dalam mewujudkan Perguruan Tinggi Responsif Gender (PTRG).

“Jadi salah satu indikator PTRG itu adalah adanya pengarusutamaan gender di tata kelola akademik. Nah, tata kelola akademik ini salah satu diantaranya kurikulum,” jelasnya.

Lanjut Ia mengatakan bahwa kurikulum ini sangat penting untuk pengarusutamaan gender yang diakui dunia.

“Kurikulum sangat penting karena pengarusutamaan gender itu menjadi persyaratan kriteria Internasional untuk menjadi perguruan tinggi yang diakui dunia,” lanjutnya.

Sementara itu, Dr Muljaro Damopoli dalam pemaparannya mengungkapkan integrasi gender bisa masuk ketiga ranah dalam pembelajaran Student Integrity Learning System (STILeS).

“Integrasi gender bisa masuk ketiga ranah pertama perencanaan pembelajaran yang sekarang digunakan RPS, isu gender diintegrasikan dalam bahan ajar atau bagaimana mengintegrasikan ke media pembelajaran dan salah satu upaya menciptakan Kampus Responsif Gender dengan STILeS,” ungkapnya.

Penulis: Agil Asrifalgi

Editor : Ardiansyah 

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami