Harapan di Ujung Lorong Bena

Facebook
Twitter
WhatsApp
Terlihat dua karya hasil foto yang dipajang berlatarkan kain hitam, satu foto merupakan hasil karya Cici yang diberi judul " Mengais Rezeki", nampak wanita paruh baya dengan pose ala kadarnya. Pameran karya ini digelar oleh Texture Angakatan ke-VII UINAM berlokasi di Mau.co, Minggu (11/04/2021).

Washilah – Kala itu panas terik menyapa area Samata dan sekitarnya. Atmosfernya bahkan dirasa turut mengiringi kegiatan pameran karya. Semangat panitia penyelenggara nampaknya juga ikut membara terlihat dari bagaimana panitia lebih awal telah mempersiapkan beberapa kelengkapan acara.

Tepat jam 13:00 WITA, pameran karya resmi dibuka oleh Eks Ketua Umum Texture ,Erwin Arifin setelah sebelumnya Ketua umum, Tirta Aditya Nugraha melakukan sambutan.

Setelah MC menutup rangkaian pembukaan, acara dialihkan ke pameran karya. Beberapa pengunjung nampak antusias melihat pameran fotografi dan desain komunikasi visual yang disuguhkan oleh karya fotografer dan desain.

Diletakkan pada tiap-tiap sketsel serta dipasang sepanjang lorong masuk yang sukses memanjakan mata, beberapa pengunjung lainnya juga nampak sibuk berfoto.

Beberapa panitia terlihat tengah memandu pengunjung untuk berkeliling melihat pameran fotografi dan desain komunikasi visual.

Salah satu hasil fotografi yang berhasil menarik banyak pengunjung yaitu satu jepretan foto yang memotret wanita paruh baya tengah sibuk mengatur jualannya dengan latar belakang tempat di salah satu pasar tradisional.

Perempuan yang mengenakan baju dengan perpaduan warna pink dan abu-abu dengan pose ala kadarnya, tatapannya nanar melihat cabai hijau berwadahkan saringan.

Sang empunya karya yang akrab disapa Cici ini mengungkapkan bahwa foto tersebut diberi nama “Mengais Rezeki”, Ia bahkan menjelaskan kepada pengunjung bahwa foto tersebut memiliki pesan tersendiri sebagai pengingat bahwa segala hal perlu disyukuri terkhusus materi.

“Foto ini sedikit mengangkat sisi humanis, bagaimana kita seharusnya bersyukur terhadap hal-hal yang berbau materi, apalagi cari uang itu susah,” tuturnya kepada pengunjung yang berwatakan tinggi semampai.

Sementara itu, di ujung lorong terlihat dua sosok pria tengah asyik bercengkrama sembari menatap lamat -lamat tujuh karya yang masuk kategori the best karya yang ditata rapi berjejer disana. Satu pria berambut gondrong memanggil panitia dan memintanya untuk menjelaskan salah satu karya dengan bertemakan laut. Tanpa menunggu lama Reski sang pemilik karya dengan sigap menjelaskan dan menjawab pertanyaan demi pertanyaan yang dilayangkan.

Salah satu pertanyaannya yakni, apa yang memotivasi untuk membuat Karya tersebut, perempuan yang memiliki kulit eksotis itu dengan cekatan menjawab bahwa ia muak melihat masyarakat yang masih bandel membuang sampah di laut.

Baginya hal itu dirasa dapat mengganggu ekosistem laut karena terbilang mencemari. Berangkat dari hal itu terciptalah karya ini sebagai harapan dapat menyadarkan masyarakat perihal pentingnya menjaga laut.

“Terkadang miris sekalika lihat masyarakat yang seenaknya buang sampah di laut, dan berharapka dengan karyaku ini masyarakat bisa sadar bahwa laut harus dijaga,” pungkas mahasiswa jurusan Komunikasi sementara beberapa pengunjung terlihat mengangguk.

Tepat jam 16:00 sore , Agenda kegiatan dialihkan ke Workshop fotografi menghadirkan narasumber Dwi Julian Iksan yang merupakan Founder Crossline Entertainment serta dipandu oleh Andi Muhammad Faizal salim selaku moderator. Workshop yang bertemakan foto produk ini diikuti kurang lebih 30 peserta dan berjalan dengan khidmat.

Sore berganti malam, Jam telah menunjukkan pukul 20:00 WITA, agenda kegiatan selanjutnya merupakan pameran dan live music.

Pengunjung Pameran Karya bahkan kian membludak ditandai dengan warkop yang mulai sesak dipadati pengunjung, sementara itu panitia mulai sibuk hilir mudik membawakan pesanan. Suara sound system yang menyetel lagu indie favorit kaum millenial turut meriuhkan suasana kala itu, terlebih saat malam kian larut pengunjung masih terlihat ramai berdatangan.

Nama : Nur Afni Aripin (Magang) 

Editor : Agil Asrifalgi

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami