Divaksin, WR IV : Semoga Bisa Terhindar Dari Virus Covid-19

Facebook
Twitter
WhatsApp
Kegiatan Vaksinasi Covid-19 dosis I ASN dan Non ASN, berlangsung di Gedung Auditorium UIN Alauddin. Rabu, (24/03/2021).

Washilah – UIN Alauddin Makassar melakukan vaksinasi Covid-19 dosis 1 kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) dan non ASN yang Bertempat di Gedung Auditorium Kampus II UIN Alauddin, Rabu (24/03/2021).

Kegiatan yang diikuti oleh seluruh civitas akademika ini berlangsung sejak pukul 09:30 dan dibuka secara resmi oleh Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof Hamdan Juhannis.

Saat dihubungi melalui whatsapp oleh reporter Washilah, Wakil Rektor (WR) IV Bidang Kerjasama dan Pengembangan Lembaga, Dr. Kamaluddin Abunawas mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan kebutuhan bagi semua civitas akademika di lingkup UIN Alauddin Makassar.

“Selain karena anjuran pemerintah, vaksinasi ini juga dilakukan karena termasuk kebutuhan bagi semua pegawai staf dan pejabat kampus, semoga setelah divaksin kita bisa terhindar dari penyebaran virus Covid-19,” ucapnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Dr. Syatirah menyampaikan bahwa efek vaksinasi ini memghasilkan antibodi dan merangsang herd immunity.

“Efeknya semoga menghasilkan antibodi yang memadai untuk melindungi diri dari Covid-19 dan merangsang herd immunity untuk melindungi mereka yg belum bisa divaksinasi, setelah penyuntikan dosis kedua selesai dilakukan,” jelasnya.

Lebih lanjut ia menyampaikan dalam kartu vaksinasi terdapat call centre yang bisa dihubungi jika ada reaksi yang tidak diinginkan seperti demam atau bengkak.

“Jika dikemudian hari ada masalah yang terjadi, dalam kartu vaksinasi ada call centre yang bisa dihubungi,” pungkasnya.

Menanggapi kegiatan tersebut, Presiden Mahasiswa (Presma) UIN Alauddin Makassar, Isra Abdu Syamsu mengatakan bahwa kegiatan ini memberikan gambaran bahwa perkuliahan tatap muka akan segera dilakukan.

“Vaksinasi yang dilakukan merupakan langkah yang bagus untuk mengurangi penyebaran virus covid-19 dan memberikan gambaran bahwa perkuliahan tatap muka bakalan terjadi lagi seperti sebelum pandemi datang,” tutupnya.

Penulis : Nadia Hamrawati (Magang)
Editor : Ulfa Rizkia Apriliyani

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami