Washilah – Kabar duka kembali datang dari Kampus UIN Alauddin Makassar, pasalnya salah satu dosen tetap Jurusan Ilmu Alquran dan Tafsir (IQT) Fakultas Ushuluddin Filsafat dan Politik (FUFP) Dr Muhammad Abduh Wahid meninggal dunia pada sore ini di Rumah Sakit (RS) Labuang Baji, Rabu (30/12/20).
Proses pemakaman Dr Muhammad Abduh Wahid akan dilaksanakan secara protokol Covid-19 di Macanda Kelurahan Romang Polong Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa.
Wakil Dekan III, Dr Abdullah selaku orang terdekat mengungkapkan bahwa almarhum pernah mengalami penyakit diabetes.
“Penyakit beliau itu awalnya sejak beberapa tahun yang lalu adalah diabetes, yang parah itu pada dua atau tiga tahun yang lalu, sekitar tahun 2017 atau 2018, beliau mengalami diabetes sampai 500 darah gula, dan beliau tadi meninggal pada pukul 18.20 di rumah sakit Labuang Baji,” ungkapnya.
Lanjut, ia menuturkan jenazah akan dimakamkan malam ini pada pukul 23.00 di pekuburan Covid Macanda.
“Menurut informasi dari beberapa teman dan Rohaniawan Islam Protokol Kesehatan, beliau akan dimakamkan di Macanda yang sekarang sementara proses penyelesaian administrasi. Malam ini sekitar pukul 23.00 Wita di pekuburan Covid Macanda,” tuturnya.
Muh Ansar, Ketua Rayon PMII Fakultas Ushuluddin Filsafat dan Politik mengungkapkan beliau adalah sosok dosen yang baik.
“Beliau adalah sosok dosen yang baik, tegas, cerdas, dan bagi kami sebagai warga Nahdlyyah dan di PMII beliau adalah sosok yang sangat yang mengayomi dan jadi panutan kami,” ujarnya.
Penulis: Tritia Kurniati ( Magang )
Editor: Rahmania











