HMJ Kimia Lakukan Inovasi Produk untuk Masyarakat Melalui Contest Alkali

Facebook
Twitter
WhatsApp
Sedang berlangsung pemaparan Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Alkali Contest 2020 yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Kimia secara offline di LT Fakultas Sains dan Teknologi (FST), Sabtu (21/11/2020).

Washilah – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Kimia Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Alauddin Makassar mengadakan  kompetisi Ajang Kreativitas Ilmiah (Alkali)  contest 2020 yang ke – 6 kalinya, Sabtu (21/11/2020).

Kegiatan ini dilakukan secara offline dan online menggunakan aplikasi Zoom dengan berbagai jenis lomba seperti lomba mading ilmiah tingkat SulSel, LKTI mahasiswa tingkat Nasional, LKTI siswa tingkat SulSel.

Peserta LKTI tingkat mahasiswa, Suhendra yang merupakan mahasiswa Politeknik Negeri Bengkalis mengungkapkan bahwa inovasi atau produk yang dibawakan berguna bagi masyarakat.

“Adapun produk kami flour capsule dan teh kelor sangat berguna bagi masyarakat selain dari segi kesehatan juga bisa meningkatkan perekonomian dan membuka lapangan pekerjaan masyarakat terutama di daerah Bengkalis, serta bisa meningkatkan perekonomian bangsa Indonesia,” ujarnya.

Selain itu, siswa dari SMAN 3 Wajo, Muh Aryan Alimuddin juga mengatakan Alkali contest ini berguna dalam melahirkan inovasi dan produk untuk masyarakat.

“Dengan adanya event ilmiah ini sangat mendorong generasi milenial dalam berinovasi karena sangat membantu bagi para generasi yang memiliki tekad berkompetisi yang kuat, sehingga mereka akan mengupayakan membuat atau menciptakan suatu inovasi yang kedepannya bisa berguna bagi masyarakat, selain itu ikut serta dalam event ini dapat menjadi kesempatan buat para peneliti muda untuk memperkenalkan inovasi atau karyanya ke publik, hal ini juga dapat menjadi motivasi bagi generasi muda bahwa melakukan penelitian itu menarik,” tutur Aryan yang merupakan peserta LKTI siswa tingkat Sulsel.

Kedua peserta tersebut berencana akan mengembangkan produk yang mereka buat untuk menjadi inovasi baru bagi masyarakat. Seperti Suhendra setelah mengikuti Alkali Contest, ia berencana akan mengembangkan produknya.

“Selesai Alkali kami akan mengembangkan kembali produk kami serta mengemas dengan kemasan yang menarik dan meningkatkan dari segi ekonomi dan bisnis, pungkasnya.

Ketua panitia Alkali 2020, Syahwah Islamiah mengatakan selama kegiatan berlangsung, panitia memiliki beberapa kendala.

“Kendala yang ada itu, mengenai jaringan yang kurang stabil, baik itu dari panitia, juri, ataupun dari peserta. Karena untuk masalah jaringan kami sendiri sempat ada trouble tapi alhamdulillah, masih bisa kami atasi,”

Mahasiswa semester lima ini menambahkan panitia yang terlibat merupakan angkatan 2017-2019.

“Yang ditugaskan menjadi panitia di kegiatan ini adalah mahasiswa kimia yang masih aktif kuliah. Mahasiswa jurusan kimia yang di dalamnya termasuk juga pengurus himpunan mahasiswa jurusan kimia. Mulai dari angkatan 2017 sampai 2019,” tambahnya.

Selain itu, Marwa Khaerunnisa yang merupakan Humas Alkasi 2020 mengatakan kegiatan kali ini memiliki perbedaan dan perubahan.

“Tidak diadakan Chemical Experiment Challenge (CEC) merupakan kompetisi yang selalu ada di tahun-tahun sebelumnya  karena situasi pandemi yang menyulitkan juga peserta untuk mencari bahan dan kebanyakan dana bosnya mereka tidak cair,” ujarnya.

Ia menambahkan tahun ini ada penambahan kompetisi dengan melibatkan mahasiswa yang ada diseluruh Indonesia.

“Kami baru membuat di tahun ini kompetisi LKTI tingkat Nasional dengan melibatkan mahasiswa di seluruh Indonesia. Berbagai finalis yang lolos ke tahap presentasi telah melalui seleksi abstrak dan seleksi full paper, diantaranya dari Politeknik Negeri Bengkalis, Universitas Airlangga, Universitas Negeri Padang, Universitas Udayana, Universitas Brawijaya, Sekolah Tinggi Teknologi Adisutjipto Yogyakarta, IPB University, Universitas Riau, dan Universitas Negeri Yogyakarta. Dan juri dari LKTI mahasiswa dan siswa ini merupakan dosen dari jurusan kimia,” jelas Mahasiswa asal Bulukumba tersebut.

Penulis: Fikri Mauluddin (Magang)
Editor: Rahmania

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami