Washilah – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Hukum Tatanegara (HTN) Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) melakukan pembukaan Sekolah Hukum Tatanegara I, yang dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom, Jumat (30/10/2020).
Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja yang pertama kali dilaksanakan oleh HMJ HTN, dengan mengangkat tema “Merajut Insan yang Berintelektualitas, Inovatif, dan Berintegritas”.
Sekolah Hukum Tata Negara tersebut hadir untuk menjadi wadah agar dapat memperdalam materi kuliah bagi mahasiswa HTN angkatan 2020.
“HMJ HTN hadir menyediakan sekolah hukum tatanegara satu sebagai ajang atau media yang digunakan teman-teman diangkatan 2020 ini untuk lebih memperdalam pengetahuannya mengenai jurusan mereka yaitu hukum tatanegara,” tutur Muh. Aswar selaku Ketua Panitia.
Ketua HMJ HTN, Ashar Hasanuddin mengungkapkan alasan dilaksanakannya kegiatan pembukaan sekolah ini, agar bisa menjadi terobosan baru dalam pergantian nama yang dulunya Hukum Pidana Ketatanegaraan (HPK) menjadi Hukum Tatanegara.
“Sebagai salah satu terobosan baru menanggapi perubahan nama prodi yang dulunya hukum pidana dan ketatanegaraan menjadi hukum tata negara,” ucapnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa situasi saat ini masih berada di masa pandemi, yang tidak memungkinkan untuk melaksanakan kegiatan secara offline maka tidak menutup kemungkin untuk dilakukan secara online.
“Karena kondisi pandemi yang terjadi sekarang ini sehingga tidak memungkinkan untuk melaksanakan kegiatan sekolah tata negara secara offline maka dari itu proses transfer knowledge tidak membatasi tempat dan waktu dalam artian melalui daring,” lanjut ketua.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Ketua Program Studi (Prodi) HTN, Kurniati dan diikuti pengurus HMJ.
Penulis: Hafifa Yahya
Editor: Rahmania











