Prodi PBI Gelar Konferensi Virtual, Libatkan Pembicara Berbagai Negara

Facebook
Twitter
WhatsApp

Washilah – Prodi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) UIN Alauddin Makassar menggelar The International Conference on English Language Education (ICONELE). Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Senin hingga Selasa (15/09/2020) secara virtual melalui aplikasi Zoom.

ICONELE merupakan program dua tahunan prodi PBI berupa konferensi akademik dimana akademisi dan paneliti di bidang pengajaran bahasa Inggris (English Language Teaching) berkumpul, dan mendiskusikan topik tertentu dari hasil-hasil penelitian mereka.

Diikuti sebanyak 300 peserta dan 35 presenter yang berasal dari dosen, guru, peneliti dan mahasiswa dari empat negara, Indonesia, Australia, Thailand dan Malaysia, serta dalam sesi paralel, tiga paper berasal dari presenter international; yaitu satu paper dari Marocco, satu dari Egypt dan satu dari Cina. Selain itu, dari Indonesia, diterima empat paper dari Sumatera, 19 dari Jawa, 9 dari Kalimantan, 2 dari Papua dan 64 dari Sulawesi.

Ketua panitia ICONELE Dra St Azisah, mengaku bahwa kegiatan ini pada awalnya akan dilaksanakan secara langsung, namun dengan adanya pandemi Covid-19, maka teknis pelaksanaan diubah menjadi virtual. Ia pun berharap melalui konferensi ini, seluruh pihak yang terlibat baik pembicara, presenter, dan peserta dapat memperoleh manfaat dan pengetahuan terkait dengan bidang keilmuan tersebut.

“Semoga melalui ICONELE 2 seluruh pembicara, presenter dan peserta dapat memperoleh berbagai pengetahuan tentang bidang keilmuan ini dan memperoleh berbagai manfaat dari kegiatan ini,” ujarnya.

Sekretaris Prodi PBI, Dr Sitti Nurpahmi juga berharap agar ke depannya ICONELE dapat diikuti oleh peserta dan presenter yang berasal dari 5 benua di dunia, dan peaksanaannya dapat dikombinasikan baik secara langsung maupun virtual sehingga mempermudah peserta dan presenter yang berhalangan hadir secara langsung bisa tetap berpartisipasi.

“Terakhir, semoga ICONELE selanjutnya dapat dilaksanakan dengan kombinasi luring dan daring sehingga memudahkan presenter dan peserta yang tidak memungkinkan hadir secara langsung agar dapat tetap berpartisipasi dalam kegiatan ini,” harapnya.

Penulis : Nur Isna Mulyani Rasya

Editor : Rahma Indah

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami