Setahun Kepimpinan Prof Hamdan Juhannis, Ketua Sema UIN Alauddin; Sinergi Adalah Kunci

Facebook
Twitter
WhatsApp
Prof Hamdan Juhannis, Rektor UIN Alauddin Makassar.

Washilah – Kepemimpinan Prof Hamdan Juhannis sudah genap setahun jadi Rektor UIN Alauddin Makassar, hari ini Kamis (23/7/2020). Terhitung sejak ia dilantik pada 23 Juli 2019 setahun lalu.

Melihat perjalanan satu tahun Prof Hamdan Juhannis memimpin kampus peradaban dengan visi yang dituangkan dalam sebutan Pancacita. Pancacita sebagai petunjuk dan orientasi menjalankan kepemimpinannya.

Ketua Senat Mahasiswa (Sema) UIN Alauddin Makassar, Fahri Badina Nur sampaikan capaian Pancacita Prof Hamdan Juhannis selama setahun memimpin UIN Alauddin Makassar.

Fahri mengatakan bahwa Kampus Asri yang merupakan bagian dari Pancacita Non-Akademik yang menjadi visi Prof Hamdan, setahun kepimpinannya telah mulai memperlihatkan capaian tersebut.

“Saya lihat selama ini, memang kebersihan kampus adalah fokus tersendiri, itu bisa kita lihat sendiri di lapangan,” katanya saat diwawancarai langsung, Rabu (22/7/2020).

Langkah keseriusan Prof Hamdan Juhannis untuk mewujudkan Kampus Asri kata Mahasiswa jurusan Politik itu, terlihat dengan keterlibatannya langsung bersama jajaran turun ke lapangan melakukan aksi bersih.

“Sebelum pandemi, Rektor dan dosen-dosen pun turun langsung ke lapangan membersihkan, itu setiap hari Jumat,” kata Mahasiswa semester 8 itu.

Ia juga menambahkan bahwa Pancacita Akademik yaitu Data yang Terintegrasi, selama ini telah ada perubahan, ia mencontohkan seperti akses portal akademik mahasiswa sudah terukur.

Menurut Fahri penilaian keberhasilan atau pun kegagalan kinerja kepemimpinan Hamdan Juhannis terlalu dini, sebab kepemimpinannya baru genap setahun, masih ada 3 tahun dalam periodenya.

“Tentu untuk melihat kinerja Prof Hamdan, ini kan baru setahun, yah pastinya masih ada hal-hal sementara dijalankan dan akan dilakukan kedepannya untuk mewujudkan Pancacitanya,” terangnya.

Kendati demikian, untuk mewujudkan Pancacita Prof Hamdan Juhannis di kampus peradaban, lanjut Fahri dibutuhkan sinergitas.

“Untuk mewujudkan Pancacita Prof Hamdan Juhannis kedepan maka pastinya dibutuhkan sinergitas, dari semua masyarakat kampus mulai mahasiswa, para dosen dan tentu utamanya pimpinan, sinergi adalah kunciā€ ucap Fahri.

Ditanya soal aksi demonstrasi yang akhir ini menggejolak di UIN Alauddin, Fahri berharap agar kedepannya setiap masalah atau tuntutan mahasiswa agar pihak kampus lebih responsif dengan hal itu.

“Kalau tidak pastinya akan demo berjilid-jilid. Dan pasti mempengaruhi citra kampus. Kita lebih baik memilih jalan dialog atas setiap persoalan yang ada,” tutup Fahri.

Citizen report: Fadlan L N

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami