Pandemi dan Revolusi Digital di Kalangan Pelajar Indonesia

Facebook
Twitter
WhatsApp

Oleh : Muhammad Fahrul Iras

Sejak Covid-19 mewabah di Indonesia, sejak itu juga perubahan signifikan terjadi pada bidang teknologi informasi yang menyebabkan perubahan pada sektor lain, seperti pendidikan, ekonomi, sosial, dan politik.

Salah satu sektor dengan perubahan kilat yakni sistem pendidikan, berbagai aktivitas fisik yang bersifat rutin, seperti tatap muka di kelas dan proses pembimbingan akademik kini berubah menggunakan sistem E-Learning.

Penerapan E-Learning kini semakin marak dilakukan hampir seantero negeri ini, mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi dari data Dirjen Pendidikan Dasar, dan Menengah Kemendikbud tercatat sebanyak 97,6 persen sekolah sudah melakukan pembelajaran jarak jauh. Sisanya sebanyak 2,4 persen belum melakukan karena keterbatasan perangkat pendukung dan berada di daerah Zona aman.

Kebijakan sistem pembelajaran berbasis daring oleh menteri pendidikan bukan tanpa sebab, melihat penyebaran virus yang begitu cepat membuat Nadiem mengeluarkan edaran paripurna tertanggal 17 Maret 2020 tentang pembelajaran secara daring dan bekerja dari rumah dalam rangka menerapkan physical distancing (Pencegahan Penyebaran Virus Covid-19).

Namun sebelumnya harus diketahui pada kenyataannya program prioritas Kemendikbud 2020-2024 untuk generasi unggul yaitu pengembangan teknologi di sektor pendidikan, kehadiran Covid-19 saat ini telah berkontribusi pada program Mendikbud yakni percepatan teknologi di sektor pendidikan.

Menurut Nadiem, banyak orang yang kurang paham akan fungsi teknologi di dunia pendidikan. Nadiem menjelaskan teknologi bukan serta merta pengganti guru di dunia pendidikan melainkan teknologi dipakai untuk membantu guru dalam sistem mengajar.

Hal itu diamini Plt. Direktur Ekonomi Digital, Nizam Waham, menurutnya keadaan digital Indonesia berada di tahap berkembang ditandai ketersediaan beberapa konten edukasi secara online serta integrasi kemampuan digital dalam kurikulum formal. Meliputi aplikasi edukasi, distribusi konten digital, strategi pelatihan e-teacher, nilai dan identitas nasional serta forum guru digital.

Virus Covid-19 sekonyong-konyong menjadi pemicu terhadap perubahan Teknologi Informasi. Serta, memberi andil besar kepada beberapa startup sektor pendidikan di Indonesia. Seperti ruang guru, harukaedu, squline, cilsy, clevio code MejaKita, IndonesiaX, pesonaedu, zenius, Arkademy dan kelase.

Tak hanya penyedia ruang virtual, pelaku usaha telekomunikasi ikut memperoleh keuntungan. Harga saham perusahaan-perusahaan yang bergerak di bisnis telekomunikasi mulai naik serentak sejak perdagangan 26 Maret 2020, di tengah pandemi corona yang menekan pasar saham.

Adapun tren kenaikan saham emiten telekomunikasi dimulai sejak perdagangan 26 Maret 2020. Seperti saham tertinggi yang ditender oleh PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) yang sejak saat itu hingga penutupan perdagangan Rabu (22/4) sudah meroket hingga 116% menjadi Rp 108 per saham. Padahal, saham ini sempat berada pada harga Rp 50 per saham pada 24 Maret 2020 lalu.

Mengutip katadata.co.id selama pandemi corona, Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mencatat trafik internet atau data meningkat 20%. Para operator seluler pun menyiapkan dana Rp 1,9 triliun per bulan untuk mendukung kebijakan pemerintah memberlakukan belajar dan bekerja dari rumah alias work from home.

Pembelajaran dalam jaringan yang sejak lama tersedia namun lambat diadaptasi di Indonesia, saat ini telah booming di kalangan pelajar akibat wabah. Virus yang transmisi perjalanannnya berasal dari Cina telah mendobrak cara berpikir konservatif dan tatanan kehidupan di negeri katulistiwa, kampanye revolusi industri 4.0 yang sejak beberapa tahun terakhir dibicarakan ditanah air, akhirnya memperoleh ruang untuk mewujudkan digitalisasi pendidikan di Indonesia.

*Penulis Merupakan Mahasiswa Jurusan Filsafat Agama Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (FUP) Semester X.

  Berita Terkait

  Populer

  Iklan

  Tabloid Washilah

Tabloid Edisi 122: KIP Kuliah Marak Calo

  Video

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami