KKN Desa Pattallikang Tawarkan Pelatihan BHD ke Masyarakat

Facebook
Twitter
WhatsApp
Seminar Program kerja (Proker) peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 61 UIN Alauddin Makassar, Desa Pattallikang Kecamatan Manuju, Kabupaten Gowa bertempat di Aula Kantor Desa, Selasa (03/12/2019).

Washilah – Peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 61 UIN Alauddin Makassar, Kecamatan Manuju, Kabupaten Gowa tawarkan pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) kepada masyarakat desa Pattallikang, hal itu disampaikan saat seminar Program kerja (Proker) bertempat di Aula Desa, Selasa (03/12/2019).

Koordinator Desa (Kordes) Hari Aswandi menjelaskan, BHD merupakan bentuk pertolongan pertama bagi korban yang menghadapi masalah fungsi pernapasan atau sirkulasi pada seseorang yang mengalami henti napas atau henti jantung

Lebih lanjut, ia menjelaskan BHD bermanfaat bagi masyarakat awam dari berbagai kalangan, apalagi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gowa, telah merilis kecamatan Manuju Desa Pattallikang sebagai daerah potensi longsor yang sangat tinggi, sehingga sebelum bantuan ahli datang seperti ambulance atau tenaga medis, masyarakat Pattallikang dapat memberikan pertolongan pertama kepada korban sehingga menurunkan kejadian fatal pada korban yang ditemukan disekitar desa.

“Ini adalah satu bentuk kegiatan dimana pertolongan pertama bisa dilakukan oleh siapapun, sementara untuk pelatihannya nanti kawan-kawan dari kedokteran yang akan hendel,” ucapnya.

Ia juga mengungkapkan ada lima program telah disepakati. Yakni, menjadi tenaga pengajar, Porsenda dan Festival Anak Sholeh, Jumat ibadah, Sabtu bersih dan Workshop bagi pemuda desa Pattallikang.

“Ada enam poin penting yang akan dilaksanakan selama kami melakukan tugas KKN dan tidak akan menyentuh wilayah fisik,” terangnya.

Menanggapi hal itu kepala desa Pattallikang, HJ Syamsiah menyambut baik peserta KKN angkatan 61, ia berharap kehadiran peserta KKN dapat berkontribusi dan memberi manfaat bagi masyarakat desa.

“Saya ucapkan selamat datang adik-adik mahasiswa,” tuturnya.

Penulis: Muhammad Fahrul Iras
Editor: Muhammad Aswan syahrin

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami