Pelatih Pencak Silat Jadi Wasit di Kejuaraan Dunia

Facebook
Twitter
WhatsApp
Syaripa Nur Intang

Washilah – Pelatih pencak silat Pekan Ilmiah, Olahraga, Seni dan Riset (PIONIR) serta Pekan Olahraga, Riset dan Ornamen Seni Indonesia Timur (POROS INTIM) UIN Alauddin Makassar, Syaripa Nur Intang, terpilih menjadi wasit dalam kegiatan Kejuaraan Dunia Tapak Suci pertama. Rabu (28/08/2019).

Kegiatan tingkat dunia ini diikuti oleh 14 Negara yang akan berlangsung di Solo pada tanggal 30 Agustus sampai 5 September 2019. Syaripa sendiri menjadi wasit pada cabang olahraga pencak silat.

Staf Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) ini telah menekuni pencak silat dari kelas 2 SMP dan sangat bersyukur diberikan kepercayaan sebagai wasit.

“Alhamdulillah kesyukuran buat saya, karena mendapatkan kesempatan dan kepercayaan untuk melaksanakan tugas sebagai wasit dan juri pada Kejuaraan Dunia Tapak Suci ke-1 cabang olahraga pencak silat. Apalagi banyak jumlah wasit dan juri yang ada diseluruh Indonesia,” ujarnya.

Sebelum menjadi wasit di tingkat dunia, dosen honorer di Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) dari 2007 sampai sekarang ini sebelumnya menjadi wasit dikejuaraan daerah dan nasional. Ia juga menjadi pelatih untuk PIONIR Aceh UIN Alauddin Makassar dan menyumbangkan tiga medali emas.

Syaripa pun mengucapkan terima kasih dan memohon doa kepada semua pihak yang telah mendukungnya terutama masyarakat Indonesia khususnya Provinsi Sulawesi Selatan.

“Saya sangat berterima kasih kepada pengurus pusat tapak suci melalui panitia pelaksana kejurdun yg telah memberikan kepercayaan untuk bertugas. Untuk itu saya mohon dukungan doa dari masyarakat pencak silat Indonesia khususnya dari Provinsi Sulawesi Selatan dan lebih khusus lagi dari bapak Rektor, para dosen, seluruh teman kerja saya di UINAM dan FTK. Semoga dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab saya sebagai wasit dan juri pada kejuaraan dunia ini Insya Allah atas tugas yang mulia ini dengan baik,” tuturnya.

Wanita asal Bone ini pun tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada Pimpinan Daerah Kabupaten Gowa, dan Pengprdi ov, Lembaga Pengembangan Studi Islam (LPSI) Sulawesi Selatan dan Pimpinan Wilayah V Tapak Suci Sulawesi Selatan.

Syaripa berharap dengan adanya prestasi ini bisa diperhatikan oleh Pimpinan Kampus UIN Alauddin Makassar.

“Besar harapan saya dengan adanya prestasi ini untuk bisa diperhatikan oleh Rektor, semoga bisa menjadi pertimbangan untuk terangkat,” harapnya.

Sementara itu, ketua UKM Tapak Suci, Ismail beserta pengurus merasa bangga atas prestasi yang telah diraih oleh pembinanya.

“Kak syaripa, yang biasa dipanggil dengan sebutan kak Ifa untuk menjadi wasit Kejuaraan Dunia di Solo, saya dan teman-teman pengurus sangat bangga karena ada pembina kami yg terpilih atau diutus menjadi wasit dan juri di kejuaraan dunia, saya juga mendoakan semoga kak Syaripa sehat selalu, aamiin yaa robbal alamiin,” ucapnya.

Penulis: Viviana Basri
Editor: Dwinta Novelia

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami