Washilah – Beberapa mahasiswa UIN Alauddin Makassar kembali melakukan aksi kamisan, mahasiswa menuntut penyelesaian masalah skorsing, UKT makin mahal, pembungkaman demokrasi di lingkungan UINAM, hingga permasalahan lainnya. Berlokasi di depan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK), Kamis (22/08/2019).
Diketahui dari peserta aksi berinisial ‘A’ yang enggan mengungkapkan identitasnya, ini merupakan aksi kamisan ke-10, bertujuan untuk mengingatkan segenap mahasiswa UINAM tentang permasalahan yang ada di kampus mulai dari masalah yang belum lama terjadi seperti skorsing dan penggusuran bale-bale hingga masalah yang sudah sangat lama seperti pembangunan Rumah sakit yang mangkrak.
“Selain masalah skorsing hari ini isu yang kami angkat adalah penindasan secara perlahan yang dilakukan oleh kampus lewat UKT/BKT yang mahal, serta kami terus mengampanyekan untuk wujudkan demokratisasi kampus,” jelasnya sambil menenteng petaka bertuliskan “REKTOR BARU, TUNTASKAN MASALAH LAMA”.
Dalam pengakuannya mereka akan terus melakukan aksinya tiap kamis sebagai peringatan kepada birokrasi untuk menyelesaikan masalah yang terjadi di kampus UIN.
“Kami akan terus melakukan aksi kamisan sebagai gerakan menolak lupa, bahwa kami mahasiswa UIN tidak akan melupakan masalah-masalah yang terjadi di kampus ini,” tutupnya.
Penulis: Arya Prianugraha
Editor: Dwinta Novelia











