Washilah – Beberapa mahasiswa UIN Alauddin Makassar kembali melakukan aksi terkait Surat Keputusan (SK) Skorsing terhadap 19 mahasiswa yang sampai sekarang tidak menemui titik temu sesuai yang diinginkan. Berlokasi di depan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK), Kamis (27/06/2019).
Diketahui dari salah seorang pelaku aksi berinisial ‘A’ yang enggan mengungkap identitasnya, mengatakan ini merupakan aksi kamisan yang bertujuan untuk menyadarkan segenap mahasiswa UINAM tentang permasalahan Skorsing dan D.O yang terjadi tiap tahunnya.
“Dari tahun-ketahun D.O dan Skorsing selalu menghampiri tiap-tiap mahasiswa dengan aturan atau sistem yang bukan bertujuan untuk mendidik,” ujarnya.
Mengulik dari salah satu narasumber dari artikel Media Mahasiswa Washilah berjudul: “Demonstran Anggap Skorsing Terhadap 191 Mahasiswa UIN Alauddin Cacat Prosedur” tertanggal 25 April 2019. Seorang mahasiswa berinisial R yang diskorsing menyatakan keputusan yang kala itu dinyatakan hanya sekedar bahan pertimbangan dinilai tak sesuai prosedur.
“Saya merasa sangat diintimidasi karena saya telah dipidanakan lalu mendapat skorsing lagi,” jelasnya.
Terkait problematika ini, mahasiswa kini seakan acuh tak acuh terhadap SK Skorsing padahal hal ini menyangkut masa depan orang banyak yang setiap tahun ada saja yang menjadi korban.
Kembali pada pelaku aksi, menyatakan hal ini dilakukan sebagai aksi propaganda untuk menyadarkan dan menggalang massa yang lebih banyak.
Penulis: Agil Asrifalgi (Magang)
Editor: Dwinta Novelia











