Plafon FUFP dan FDK Runtuh, Mahasiswa: Perhatikan Kualitas Bangunan, Jangan Asal Mewah

Facebook
Twitter
WhatsApp
Plafon atau langit-langit gedung Fakultas Ushuluddin Filsafat dan Politik (FUFP) roboh pada Senin (10/06/2019).

Washilah – Plafon atau langit-langit ruangan Fakultas Ushuluddin Filsafat dan Politik (FUFP) dan Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Alauddin Makassar roboh pada Senin (10/06/2019). Hal itu diakibatkan air hujan masuk disela-sela genteng yang bocor.

Kejadian tersebut pun ditanggapi oleh mahasiswa. Para mahasiswa berharap pihak kampus lebih memperhatikan kualitas bangunan gedung kampus. Pihak kampus diharapkan membangun infrastruktur dengan mementingkan kualitas dan tak hanya sebatas terlihat mewah.

Hal itu diungkapkan Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Politik FUFP UIN, Kamaluddin Nyarrang, saat ditemui Reporter di sekretariat HMJ, Perumahan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Minggu (16/06/2019).

“Saya berharap pembangunan infrastruktur disini tidak hanya sebatas seremonial dan tidak hanya sebatas berdiri saja, tapi lebih mementingkan kualitas, aman bukan hanya saja mewah yang lebih penting aman,” ujar Kamal.

Hal serupa diungkapkan mahasiswa jurusan Jurnalistik semester akhir, Erwin mengatakan, pihak kampus harus membangun gedung baru dengan kualitas yang bagus juga, agar hal kejadian kemarin tidak terulang lagi.

“Semoga bisa diperbaiki terus nanti kalau ada bangunan baru dengan kualitas yang baik, agar hal seperti ini tidak terulang kembali,” ujar Erwin.

Menanggapi hal itu, Wakil Dekan III FUFP Dr Abdullah M Ag mengatakan pihaknya telah mengirim surat dan lampiran foto ke Rektorat.

“Pihak fakultas sudah mengirim surat dan lampiran foto ke Rektorat untuk diperbaiki, jadi sekarang tinggal menunggu informasi dari Rektorat karena perbaikan yang agak besar volumenya itu ada di wilayah Rektorat,” ucapnya.

Berdasarkan catatan Washilah kejadian ini bukan pertama kalinya.

Penulis: Ulfa Rizkia (Magang)
Editor: Muhammad Aswan Syahrin

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami