Washilah – Ratusan massa aksi yang tergabung dalam aliansi mahasiswa UINAM ricuh di halaman Rektorat UIN Alauddin, Samata-Gowa. Kamis (02/05/2019).
Kericuhan itu berawal saat massa aksi ingin menorobos masuk ke rektorat untuk menemui Rektor UIN Alauddin. Namun, mereka dihadang oleh security dan polisi yang berjaga di lokasi.
“Kita sudah menyepakati akan tetap berada ditempat ini sampai Rektor turun menemui kita semua,” teriak Presiden Mahasiswa, Junaidi .
Kericuhan itu teredam setelah Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof Aisyah Kara keluar menanggapi pernyataan massa aksi.
Aksi ini melayangkan tiga tuntutan, yakni Cabut SK Skorsing terhadap 19 mahasiswa, turunkan nominal UKT/BKT semester 8 ke atas, dan tolak DO dini.
Penulis : Laras Rahmadani
Editor : Muhammad Aswan Syahrin











