Begini Makna Bohea dalam Eksibisi Eksibanat XXII UKM SB eSA

Facebook
Twitter
WhatsApp
Penampilan perdana pentas tari eksibanat XXII SB eSA di gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM), Sabtu (27/04/2019).

Washilah – Berbeda dengan tahun sebelumnya, kali ini Eksibisi Eksibanat Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni Budaya (SB) Sultan Alauddin (eSA) UIN Alauddin Makassar, mengangkat satu tema yakni bohea (Nenek atau orang terdahulu) dari Suku Kajang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Dalam pementasan tersebut, bohea dipercaya sebagai manusia pertama turun di bumi Kajang kemudian mengajarkan pasang (Pesan) terhadap masyarakat adat Kajang yang dijaga kelestariannya sampai sekarang.

“Tahun ini kami  terfokus pada satu kebudayaan yakni suku Kajang dan tahun depan akan ada kebudayaan yang berbeda,” ucap Muhyiddin ansar, ketua panitia Eksibanat XXII, saat ditemui reporter WASHILAH di Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus II UIN, Samata-Gowa, Sabtu (27/04/2019).

Sementara itu, Steering Eksibanat XXII Yardi Husaeni dalam sambutannya mengatakan diangkatnya tema bohea sebagai bentuk apresiasi gerakan kebudayaan yang masih dipertahankan hingga saat ini oleh suku tanah toa Kajang

“Bohea sebagai tema pemantasan ini diperoleh lewat kajian dan telah mendapat izin dari ammatoa tanah Toa Kajang. Jadi bohe, adalah orang pertama yang ada di daerah suku Kajang, kemudian kultur yang diajarkannya menjadi adat istiadat sampai sekarang,” katanya.

Menanggapi hal itu, Nurmiati mahasiswi Sejarah dan Kebudayaan Islam (SKI) mengaku sangat antusias mengikuti pentas seni UKM eSA ini karna memperoleh banyak pelajaran, terkhusus malam ini dengan mengangkat tema Bohea. ia dapat mengetahuitentang asal usul budaya tanah toa Kajang.

“Dengan adanya penampilan eSA yang mengangkat tema bohea saya dapat mengetahui bahwa ternyata di suku tanah toa Kajang, bohea diyakini sebagai ammatoa yang beranak pinang sampai melahirkan komunitas tanah toa Kajang”. tuturnya.

Penulis : Nurul Wahda Marang
Editor : Muhammad Aswan Syahrin

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami