Menangkal Berita Hoaks, Humas Polda Sulsel Adakan Sosialisasi

Facebook
Twitter
WhatsApp
Sosialisasi media sosial oleh Humas Polda Sulses bertajuk "Peranan Mahasiswa dalam Menangkal Peredaran Berita Hoaks," di LT Fakultas Dakwah dan Komunikasi. Kamis (08/11/2018)

Washilah – Humas Polda Sulawesi Selatan bersama dengan Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Alauddin Makassar mengadakan kerja sama dalam bentuk sosialisasi, Telfair terkait maraknya berita hoaks yang tersebar melalui sosial media. Kamis (08/11/2018)

Mengusung tema “Peranan Mahasiswa dalam Menangkal Peredaran Berita Hoaks,” di Lecture Theater (LT) FDK UIN Alauddin Makassar yang dihadiri oleh mahasiswa dari tiga prodi yang ada di FDK.

Dekan FDK Prof Abd Rasyid berharap agar kegiatan tersebut berguna khususnya kepada mahasiswa yang hadir.

“Sosialisasi ini memberikan edukasi kepada kita mengenai berita hoaks, hukuman yang akan didapatkan jika menyebar berita hoaks, hingga cara kita menghindarinya, apa lagi jurusan kita sangat dekat dengan kerja-kerja media,” ujarnya.

Senada dengan itu, AKBP Sabrin Salemi mengungkapkan agar mahasiswa tidak menjadi provokator pada pemilihan tahun 2019 mendatang.

“Peran mahasiswa dalam pemilihan calon legislatif dan calon presiden 2019 yang akan datang ialah dengan tidak menjadi provokator dengan menyebarkan berita hoaks yang dapat menimbulkan fitnah dengan mengingat adanya UU No 19 Tahun 2016 tentang informasi dan transaksi elektronik,” ucapnya.

Salah seorang dosen dan staf ahli agama Kapolda Sulsel Abdul Wahid mengatakan langkah yang harus diperhatikan oleh mahasiswa dalam menangkal berita hoax dalam pandangan islam.

“Sebagai mahasiswa islam, kita harus mempunyai kesadaran teologis, mengedepankan daya kritis dan memahami bahwa menyebar berita hoaks adalah dosa besar, kita harus tabayyun dalam menyebarkan informasi sehingga kita bisa menjadi manusia terbaik,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan bentuk hoaks yang paling sering diterima ialah dalam bentuk tulisan dengan presentasi mencapai 62,10%, menyusul gambar 37,50%, dan melalui video 0,40%.

Penulis : Airin Mutmainnah (magang)
Editor : St Nirmalasari

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami