Bentrok Kembali Terjadi, Mahasiswa FDK dan FSH UIN Alauddin Diliburkan

Facebook
Twitter
WhatsApp
Wakil Rektor III Siti Aisyah saat mengintruksikan kedua kubu agar segera mengosongkan kampus. Selasa (23/10/2018)

Washilah – Bentrok yang terjadi dua hari berturut-turut bentrok, mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) dengan Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Alauddin Makassar diliburkan.

Hal itu sesuai hasil rapat pimpinan UIN Alauddin Makassar yang surat edaran, rektor UIN Alauddin Makassar, Prof Musafir Pababbari menginstruksikan kepada Dekan FDK dan FSH agar meliburkan mahasiswanya terhitung sejak tanggal 23 Oktober sampai 27 Oktober mendatang.

Dalam surat edaran tersebut, pimpinan kampus menginstruksikan kepada mahasiswa untuk tidak ikut tawuran dan jika terbukti ikut tawuran akan dikenakan sanksi akademik yang berlaku.

Berdasarkan keterangan Humas UIN Alauddin Makassar, Ismi Sabariah mengatakan bahwa sanksi yang akan dijatuhkan kepada mahasiswa yang terlibat tawuran berupa skorsing hingga Drop Out (DO).

“Tergantung dari hasil investigasi tim dan kepolisian bisa di skors atau pemecatan setelah diproses oleh KPKE (Komite Penegakan Kode Etik),” ungkapnya via WhatshApp. Selasa (23/10/2018)

Komisaris Polisi (Kompol) Wakapolres Gowa Muhammad Majri mengatakan sudah dilakukan tindakan untuk menghentikan bentrok tersebut.

“Kami melakukan netralisir dengan mengosongkan kampus sebab ini sudah berapa jam berlangsung termasuk tindakan tegas akan kami lakukan,” ujarnya.

Akibatnya, puluhan kendaraan baik roda dua maupun roda empat rusak. Tak hanya itu, sejumlah kaca gedung perkuliahan pecah.

Sementara dua mahasiswa yang dinilai provokator berhasil diamankan pihak kepolisian.

Penulis : Muhammad Aswan Syahrin

Editor : St Nirmalasari

  Berita Terkait

  Populer

  Iklan

  Tabloid Washilah

Tabloid Edisi 122: KIP Kuliah Marak Calo

  Video

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami