Tes UMPTKIN di FAH Hanya Diisi Dua Peserta

Facebook
Twitter
WhatsApp
Nampak salah seorang pengawas UMPTKIN di Fakultas Adab dan Humaniora menunggu peserta di ruangan. Selasa (22/05/2018)

Washilah – Ruang ujian berkode IPS 129 di gedung 0.2 Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) lantai III, sampai dengan pukul 10.00 WITA masih terlihat kosong dari peserta. Ujian tertulis yang diselenggarakan oleh UIN Alauddin Makassar itu merupakan rangkaian dari Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN). Selasa (22/05/2018)

Salah seorang pengawas yang telah berada di ruangan, Hartini mengaku heran melihat keadaan tersebut. Pasalnya dari 20 nomor tes yang tersebar di meja peserta, hanya ada dua nomor tes peserta yang tertulis di lembar verifikasi.

“Saya tidak pernah menemukan yang seperti ini. Di meja peserta itu tersebar sampai 20 nomor tes, tapi di lembar verifikasi peserta hanya tertulis dua nama, dua peserta ini juga belum datang,” ujarnya.

Lanjut, dua nomor peserta  yang tertulis di lembar verifikasi itu atas nama Sitti Fatimah dengan nomor tes 21864102569 dan Muhammad Risky Anugerah dengan nomor tes  21864102579.

Wakil Dekan Bidang Akademik yang juga pengawas di FAH Dr Abd Rahman R M Ag mengatakan, kejadian tersebut bukan sisa pendaftar dari IPS.

“Setelah pengawas ruangan menemui saya, saya langsung konfirmasi pada panitia pelaksana, Pak Kahar, kemudian dia menduga bahwa ini merupakan peserta terakhir dari IPS. Namun saya bilang tidak, karena kok satu kelas, kalau 1 sampai 2 orang mungkin itu wajar,” jelasnya saat ditemui di ruangannya.

Selain itu, dia juga mengungkapkan bahwa di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) juga terdapat ruangan yang ada pesertanya tapi tidak ada pengawasnya, dan menduga telah terjadi kesalahan informasi dari panitia pelaksana.

“Tadi ada kunjungan dari dosen-dosen termasuk dosen dari FTK, katanya disana itu ada satu ruangan yang ada pesertanya tapi tidak ada pengawas. Nah, kalau di FAH itu ada pengawas, tapi tidak ada peserta. Karenanya mungkin ini telah terjadi kesalahan informasi dari panitia,” jelasnya.

Penulis: Ramalia dan Nensir

Editor : Desy Monoarfa

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami