Larut malam hari
Jejak membekas di lumpur hati
Aku terpaku memikirkan takdir
Ya Rabbi..
Sudah sekian detik ku tak sujud di sajadahmu
Sudah sekian detik ku tak berbagi zakat
Sudah sekian detik ku tak menunaikan puasa
Kebodohanlah membuatku seperti ini
Salahku membuat aku begini
Dosa kelam karena khilafku
Al-‘Afuw
Adakah setitik cahaya untuk ku?
Dapatkah ku memohon ampun padamu?
Walau ku pendosa besar
Kealpaanku dalam sujud
Tidak kearifanku dengan Al-Quran
Kelakuan ku yang simpang
At Tawwab
Dosa setinggi Annapurna
Pendosa yakin akan ampunan-Mu
Dan Engkau menunjukkan kepadaku
Menunjukkan jalan lurus-Mu
Dimana kealpaanku berakhir nanti
Hanya menunggu takdir dari-Mu
Saat nadiku berdetik kencang
Aku mohon pada-Mu
Ampunilah aku
Al-Ghaffar
Walaupun taubat sering ku pungkiri
Namun ampunan-Mu tak pernah bertepi
Sekarang kunantikan azan-Mu
Ku bayar kealpaanku
Memohon ampun atas nistaku
Karena itulah sifat sebaik-baik umat











