Semrawut Lahan Parkir di Gedung Terpadu

Facebook
Twitter
WhatsApp
Tampak spanduk himbauan larangan parkir di badan jalan depan Gedung Kuliah Terpadu UIN Alauddin Makassar. Selasa (27/03/2018)

Washilah – Terkait maraknya kendaraan yang tidak tertib parkir di gedung terpadu UIN Alauddin Makassar, mengakibatkan tertutupnya sebagian badan jalan di sekitar gedung tersebut, mendapat reaksi dari Satuan Keamanan (Satpam) yang melakukan razia dengan cara mengempeskan ban kendaraan para pengendara yang memarkir kendaraan di sembarang tempat, serta diarea yang telah dilarang parkir. Rabu (21/03/2018)

Sebelum turun melakukan razia pengempesan ban, pihak Satpam telah memperingati para pengendara untuk parkir kendaraan secara tertib dan tidak sembrono, agar tidak menghalangi pengguna jalan yang lain.

Koordinator Satpam UIN Alauddin Syarifuddin menyatakan akan mengempeskan ban motor yang parkir sembarangan.

Dikasi kempes memang itu ban motor kalau sudah berulang kali parkir di tempat yang dilarang padahal setiap hari kami telah mengarahkan, artinya mereka memang sengaja,” jelasnya.

Lanjut, ia menjelaskan bahwa pengempesan ban kendaraan ini, bermaksud untuk memberi efek jera kepada mahasiswa maupun pimpinan atau dosen yang tidak tertib parkir.

Salah satu mahasiswa Adrian Kaheruddin mengapresiasi kerja satpam yang melakukan razia tanpa pandang bulu

Bagus tawwa karena biar kendaraan dosen adaji yang dikempeskan,” ucapnya.

Lanjut Adrian juga mengungkapkan bahwa salah satu penyebab parkir semrawut karena kurangnya kesadaran pengendara untuk parkir secara tertip serta lahan parkir disekitar gedung kuliah terpadu tidak sebanding dengan jumlah civitas akademika yang menggunakan kendaraan, sehingga tak jarang mahasiswa memarkir kendaraannya di sembarang tempat.

Penulis : Fahrul Iras

Editor : Anugrah Ramadhan

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami