Ini Delapan Hal Penting Bagi Maba UIN Alauddin

Facebook
Twitter
WhatsApp
Prof. Musafir Pababbari M.Si, Selaku Rektor UIN Alauddin Makassar, memberi sambutan pada PBAK 2017 di Auditorium Kampus II, Senin (04/09/2017).

Washilah- Dalam rangka Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2017, Rektor UIN Alauddin Makassar Prof Musafir Pababbari M Si, menandatangani surat pernyataan mahasiswa baru tahun 2017/2018 yang berlangsung di Auditorium Kampus II UIN Alauddin Makassar. Senin (04/09/17) kemarin.

Surat pernyataan tersebut berisi delapan poin peraturan umum yang harus disanggupi mahasiswa baru UIN Alauddin Makassar, kedelapan poin tersebut adalah:

1. Menerima dan mentaati peraturan yang ada di UIN Alauddin Makassar, dan bersedia menerima sangksi apabila melanggar peraturan yang telah ditetapkan.
2. Bersedia melunasi biaya perkuliahan tepat waktu selama menjadi mahasiswa UIN Alauddin Makassar.
3. Bersedia mengikuti kegiatan Character Building Program yang terdiri dari BTQ, PIBA, dan CBT
4. Mengundurkan diri sebagai mahasiswa UIN Alauddin Makassar, jika dalam waktu 2 semester bertutur-turut terhitung mulai tahun akademik yang telah ditentukan IPK tidak mencapai 2.00
5. Mengundurkan diri sebagai mahasiswa UIN Alauddin Makassar, jika dalam waktu selama-lamanya empat belas semester bagi S1 dan sepuluh semester bagi D3 tidak dapat menyelesaikan studi.
6. Menjunjung tinggi nama baik UIN Alauddin Makassar dan selalu menjaga ketertiban kehidupan kampus.
7. Surat Tanda Tamat Belajar terakhir, yang sah. untuk memasuki UIN Alauddin Makassar dan siap menanggung segala akibat apabila STTB terbukti tidak sah atau palsu.
8. Mengundurkan diri sebagai mahasiswa UIN Alauddin Makassar, jika terbukti membuat data palsu melanggar UU dan peraturan yang berlaku melalui keputusan pengadilan.

Prof Musafir Pababbari M Si mengatakan dalam sambutannya, bahwa mahasiswa baru seharusnya bangga dan bersungguh-sungguh karena telah terpilih menjadi bagian dari kampus peradaban.

“Anak-anakku dapat berbangga, karena bisa berkuliah di kampus peradaban. kalian harus sungguh-sungguh mengikuti tri dharma perguruan tinggi. Kalian adalah generasi muda harapan bangsa,” ujarnya.

Penulis: Muh. Fahrul Iras (Magang)
Editro: Erlangga Rokadi

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami