Tanpa Pemungutan Suara, Begini Cara FKIK Pilih Ketua HMJ

Facebook
Twitter
WhatsApp

Washilah–Ada yang berbeda dari sistem Pemilihan Mahasiswa (Pemilma) di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK), yakni dengan musyawarah, bertempat di sekretariat Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) dan Himpunan Mahasiswa Diploma (HMD) masing-masing. Rabu (14/12/2016)

Menurut Ketua Lembaga Penyelenggara Pemilma (LPP) Alwi Jaya, pemilihan kali ini memang berbeda dibanding tahun sebelumnya.

Berbeda dengan sistem pemungutan suara (voting) kala itu, pengambilan keputusan dengan metode musyawarah HMJ/HMD ini dianggap mewakili tiap kelas agar memperoleh mufakat.

“Dalam pelaksanaannya, salah satu panitia LPP yang mengawasi jalanya musyawarah, jika dalam musyawarah tersebut belum menemukan siapa yang akan menjadi ketua himpunan, jalan terakhir melakukan pemungutan suara (voting),” ungkapnya.

Adapun mahasiswa yang melakukan pemilihan dari angkatan 2013-2016, yakni dari jurusan Farmasi 18 orang, Kebidanan 12 orang, Kesehatan Masyarakat (Kesmas) 26 orang, Keperawatan 16 orang.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Prof St Aisyah turut menanggapi, jika prosedur tersebut tak jadi masalah.

“Saya kira sepanjang prosedur dan persyaratannya diikuti dan dipenuhi itu model pemilihan saja, kalau musyawarah dan tidak ada yang merasa ditekan dan tertekan dan memang kekeluargaan saya kira itu jauh lebih bagus,” ujarnya.

Berikut nama-nama Ketua HMJ/HMD terpilih FKIK.

Kebidanan :Rizky Wulandari
Keperawatan :Muh Syahrul Ramli
Farmasi : Kurniawan J
Kesehatan Masyarakat : Sadirman

Penulis: Nur Jannah
Editor: Fadhilah Azis

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami