KKN Angkatan 53 Bakal Berangkat, Ini Kata Sekretaris Pelaksana

Facebook
Twitter
WhatsApp

Washilah–Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) angkatan 53, bakal diberangkatkan akhir Desember. Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Sekretaris Pelaksana KKN, Dr Muhammad Suhufi.

“Pembekalan akan dilaksanakan tanggal 23 Desember mendatang,” katanya.

Kendati demikian, tanggal keberangkatan diakuinya belum bisa dipastikan. Pasalnya, penetapan jadwal keberangkatan adalah wewenang pihak desa.

Antusiasme yang datang dari mahasiswa untuk KKN lebih cepat, jugaa kian terasa. Maka dari itu, pendaftaran yang dilakukan secara online sekaligus membuka pendaftaran untuk bulan Februari.

“Jika kuota pemberangkatan pada bulan Februari tidak cukup, maka akan dibuka pendaftaran pada bulan Januari,” lanjut dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi ini.

Pihak akademik di setiap fakultas pun telah menyeleksi, dimana 1.600 mahasiswa yang terdaftar non reguler yang merupakan persyaratan utama KKN.

Adapun angkatan 53 tak dapat diberangkatkan seluruhnya, karena batas kuota hanya 1.200 mahasiswa, dimana selebihnya akan diberangkatkan pada Februari.

Biaya KKN

Terkait pembayaran, berdasarkan penyampaian Pihak Pusat Pengabdian Masyarakat, anggaran mahasiswa UKT-BKT sebesar 500.000 per bulan, ada pun non UKT BKT dikenai biaya 550.000 di luar dari living cost (biaya tinggal).

Syarat pendaftaran KKN ini menyertakan slip pembayaran semester tujuh, sedang untuk KKN angkatan 54 harus menyertakan slip pembayaran semester delapan. Hal ini diungkapkan langsung oleh Muh Shuhufi.

“Ketika KKN dilaksanakan di semester delapan mahasiswa wajib membayarkan karena itu sudah menjadi kewajibannya bagi angkatan 2013, dan slip pembayaran tersebut dilampirkan sebagai persyaratan,” jelasnya.

Sementara itu katanya, sudah ada lima kabupaten yang telah mengonfirmasi penerimaan mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar. Diantaranya Kabupaten Gowa, Takalar, Jeneponto, Pinrang, dan Sidrap.

Selebihnya, masih menunggu konfirmasi dari beberapa kabupaten yang telah menerima rekomendasi penempatan KKN. Hal ini mengakibatkan pelepasan mahasiswa KKN angkatan 53 tidak bersamaan, tergantung pada bupati daerah terkait penerimaan mahasiswa UIN mengabdi kepada masyarakat.

Penulis: Fahri & Sri Yusnidar
Editor: Fadhilah Azis

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami