Tindak Lanjuti Surat Edaran Palsu, Pihak Kampus Bentuk Tim Investigasi

Facebook
Twitter
WhatsApp
Int

Washilah – Beredarnya surat pemberitahuan pembatalan rencana sistem parkir yang di duga palsu pada kamis lalu 11 november, akan ditindak lanjuti secara tegas.

Sebagai salah seorang yang dirugikan dari adanya surat tersebut, Kepala Pusat Pengembangan Bisnis (P2B) Drs Syamsul Qamar menjelaskan bahwa ia tidak memiliki kewajiban untuk menjawab surat itu. Untuk tindak lanjut, ia serahkan sepenuhnya kepada Rektor.

“Seingat saya jawaban Rektor mengenai adanya surat edaran itu adalah tidak benar, seingat saya begitu,” tuturnya saat ditemui diruangannya. Selasa (15/11/2016).

Ia menjelaskan bahwa modus tanda tangan dan paraf yang digunakan oleh pelaku adalah scanning, dan hal tersebut adalah pelanggaran.

Menurutnya, ada beberapa hal yang tidak sesuai dalam isi surat tersebut, diantaranya untuk bulan ini belum ada Rapat pimpinan (Rapim) dan format nomor surat yang digunakan merupakan format lama.

Ia pun menegaskan masalah ini akan dilakukan penyelidikan yang nantinya jika ditemukan pelakunya maka akan dibawa ke ranah hukum.

“Ada tim investigasi yang dibentuk untuk menangani masalah ini, soal sanksi pasti akan ada sanksi  yang diberikan jika ditemukan siapa pelakunya,” tutupnya.

Penulis: Nur Isna
Editor: Sri Wahyu Diastuti

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami