BEM FSH Menyelenggarakan Pelatihan Advokasi tingkat Sulsel

Facebook
Twitter
WhatsApp

Washilah.com – Sejumlah mahasiswa dari beberapa Pergeruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang ada di sulsel mengikuti pelatihan advokasi dengan tema revitalisasi semangat mahasiswa hukum, menjadi kader profesi yang berintegritas yang di adakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum (BEM FSH)  Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar di LT FSH Kampus II UIN Alauddin, Sabtu (17/05/2014). 

PTN dan PTS yang ikut terlibat dalam kegiatan tersebut diantaranya adalah Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Universitas Muslim Indonesia (UMI), Universitas Satria Makassar (UNSAT), Universitas Indonesia Timur (UIT), Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Pengayoman Bone, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Al-Azhar, dan STAIN Palopo dengan jumlah total peserta 75 orang. 
Penghelatan Pelatihan ini berlangsung selama tiga hari yaitu dari tanggal 16 mei 2014 sampai 18 mei 2014.
Materi hari pertama pelatihan ini yaitu teknik wawancara dan investigasi kasus oleh Nursal, S.H., M.H. (Lembaga Bantuan Hukum Makassar) dan strategi dan tekhnik resolusi konflik oleh Sofyan Sinte, S.H. (Advokat).Hari kedua  yaitu strategi advokasi litigasi oleh Andi Muh. Yusuf Bakri, S.Hi., M.H. (Hakim Pengadilan Agama Takalar) dan strategi advokasi non-litigasi oleh Dahlan, S.Ag., S.H., M.H. (advokat senior). Hari ketiga yaitu pelaporan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) oleh Adnan Buyung Azis, S.H. (direktur yayasan lembaga bantuan hukum Makassar (YLBHM)) dan pelaporan tindak pidana korupsi oleh Abd. Muthalib, S.H. (direktur ACC Makassar)
Menurut Khaedir Hakram selaku ketua BEM FSH UIN Alauddin menuturkan bahwa kegiatan pelatihan advokasi ini sangat penting untuk memberikan pemahaman dasar secara umum tentang advokasi kepada mahasiswa hukum untuk menumbuhkan semangat mahasiswa hukum menjadi kader profesi hukum yang berintegritas.
Kegiatan ini direspon baik oleh salah seorang peserta pelatihan. Menurutnya “kegiatan ini bagus untuk menunjang bagaimana mahasiswa khususnya mahasiswa hukum sudah ada dasar karena telah mengikuti pelatihan advokasi, apalagi materi yang disajikan merupakan materi yang wajib diketahui oleh calon advokat” ujar Wahyu mahasiswa STIH pengayoman Bone. 
Laporan | Muh. Yunus

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami