Natsir Siola: Tanpa Seni, Hidup Akan Gersang

Facebook
Twitter
WhatsApp
Laporan | Luqman Zainuddin
UIN Alauddin—Ada pemandangan yang sedikit berbeda kala Unit Kegiatan MAhasiswa (UKM)  Seni Budaya eSA melakukan Pagelaran Seni, Jika biasanya Dr H Natsir Siola M Ag yang biasanya hadir hampir disetiap kegiatan kemahasiswaan hanya memberikan sambutan dan membuka kegiatan, hari itu, ia tak hanya membuka kegiatan, ia juga dengan piawai melantunkan sebuah lagu Makassar.
Diiringi petikan gitar salah seorang anggota UKM SB eSA, ia kemudian melantunkan lagu Makassar, Anging mammiri
Kala masih muda, sosok yang satu ini memang akrab dengan dunia kemahasiswaan. Bahkan, Tak banyak yang tau, kalau dirinya dulu pernah berkecimpung didunia seni. kata dia saat bercerita. Ia pernah mementaskan drama Datu museng dan Maida Pati beberapa kali. “beberapa kali saya mementaskan Drama ini” kata dia.
Seni, Menurut Natsir Siola, adalah hal yang sangat penting dalam hidup “mereka yang menyisipkannya seni dalam kehidupan sehari-hari akan memahami dan bisa memaknai hidupnya, tanpa seni, hidup akan gersang” kata dia, disambut riah riuh penonton kala itu.
Sebelumnya, Dr Natsir Siola MA diminta untuk menyampaikan sepatah-kata, serta memberikan sambutan dalam pementasan yang digelar dalam ruangan yang gelap gulita tersebut. Angaru, yang merupakan upacara pengucapan ikrar dalam tradisi Makassar sempat menyambut lelaki beranak empat ini sebelum memberikan sambutan.

Selain Dr Natsir Siola, Turut pula hadir dalam kegiatan tersebut Dr Moh Sabri Ar, yang merupakan Direktur Character Building Program (CBP) yang juga merupakan dewan pembina UKM SB eSA ini. Tak kalah dengan Seniornya, dalam kesempatan yang sama, lelaki yang pernah beregelut di Lembaga Informatika Mahasiswa Alauddin (LIMA) ini juga menyempatkan diri melantunkan sebuah lagu, Ambulance, karya Iwan Fals menjadi pilihanya siang itu.

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami