Mahasiswa KKN UIN Praktek Mengurusi Jenazah

Facebook
Twitter
WhatsApp

Kamis, 12 April 2012 | Suryani Musi

Praktek Shalat jenazah
 
  WashilahOnline-Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) angkatan ke 47 Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makasssar, Dusun Simbang Desa Erelembag Kecamatan Tombolo Pao Kab. Gowa gelar praktek penyelenggraan jenazah untuk warga setempat (12/04/12).

Dalam kegiatan itu mahasiswa KKN yang bertugas dilokasi tersebut melatih masyarakat dalam praktek penyelenggaraan pengurusan jenazah. Pelatihan yang dihadiri puluhan masyarakat itu dibagi dalam beberapa kelompok. Hal tersebut dilakukan untuk memudahkan masyarakat dalam memahami materi pelatihan itu. 

Dalam pelatihan penyelenggaraan jenazah tersebut mengambil pemateri dari mahasiswa KKN itu sendiri. Agus yang juga mahasiswa KKN  di Dusun Simbang mengaku saat menyampaikan materi peserta sangat antusias dalam menyimak materinya. Hal itu memang nampak dari pantauan reporter UIN Online, antusiasme masyarakat dalam mempelajari pengurusan jenazah sangat kuat.
 Antusiasme tersebut dinampakkan dengan partisipasi masyarakat dalam menanyakan hal-hal sedetail mungkin tentang materi pelatihan yang diberikan.
 “Masyarakat Simbang saya perhatikan mereka cukup antusias dalam mengikuti materi hari ini. Kemauan mereka untuk tahu tentang pengurusan jenazah sangat kuat dan buktinya mereka menanyakannya sampai sedetail mungkin meskipun dengan properti praktek yang terbilang cukup terbatas,” pungkas Agus yang juga Mahasiswa dari fakultas Syariah dan Hukum itu.

Kordinator Dusun (Kordus) Simbang, Shalahuddin Ismail, saat disambangi reporter UIN Online di lokasi KKN mengatakan kegiatan tersebut merupakan kegiatan yang masuk dalam program kerja KKN. 

Program tersebut menurutnya adalah program yang berdasarkan atas kebutuhan dan menjadi perhatian utama dalam pembinaan keummatan.
 “Kegiatan penyelenggaraan jenazah ini sengaja kami programkan karena melihat kondisi masyarakat Yang butuh pemahaman yang baik dan memang sangat dibutuhkan. Sebelumnya kami telah melakukan survey diawal kedatangan kami di dusun ini. 
Dan salah satu yang menjadi program yang pertama diusulkan adalah praktek penyelenggaraan 
pengurusan jenazah. Oleh karenanya program tersebut menjadi bahan perhatian serius bagi kami untuk pengembangan umat kedepan.”

Lebih lanjut ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut digelar sekali dalam seminggu dan rencananya akan digelar selama tiga minggu. “Penyelenggraan jenazah ini diadakan sekali dalam seminggu dan dilakukan sebanyak tiga minggu, hari kamis khusus wanita dan hari jum’at khusus laki-laki” tandasnya.

Sementara itu Tamrin yang juga sebagai imam dusun setempat merasa terbantu dengan kegiatan Mahasiswa KKN tersebut, “Secara pribadi saya selaku imam dusun sangat terbantu dengan kegiatan mahasiswa UIN ini, karena masyarakat masih merasa ketakutan dan punya pemahaman bahwa banyak pamalinya terhadap penyelenggaraan jenazah padahal hukumnya fardhu kifayah” ungkapnya.

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami