27 Mahasiswa Farmasi UIN Alauddin Ikut Seminar Nasional Kepemudaan di Manado

Facebook
Twitter
WhatsApp
Oleh Ahmad Komar


Washilah, Manado Sebanyak 27 orang mahasiswa Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar mengikuti seminar nasional kepemudaan di Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT), Manado, Senin (23/04/2012). 


Seminar tersebut dilaksanakan oleh Himpunan Mahasiswa Farmasi (HIMAFAR) Fakultas MIPA UNSRAT. Seminar yang dilaksanakan pada hari ke empat dari lima hari total kegiatan sejak tanggal 20-24 April mengangkat tema “Revitalisasi Peran dan Fungsi Pemuda Mewujudkan Indonesia Sehat Tanpa Narkoba”

Pada sesi pertama seminar internasional tersebut, hadir pemateri dari Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP), Drs. John Latumeten, SH. Drs. John menjelaskan tentang peran serta fungsi BNNP dalam melakukan pencegahan penyalahgunaan NAPZA/narkoba.
Sesi selanjutnya, tampil sebagai pemateri salah seorang asisten deputi pengembangan, penghargaan, dan promosi kementerian pemuda dan olahraga (Kemenpora), Dra. Yuni Poerwanti, MPd. Beliau membawakan materi tentang penguatan fungsi dan peran pemuda menyongsong Indonesia sehat tanpa narkoba.

Sebagai sesi terakhir, materi tentang pengaruh NAPZA terhadap pendidikan, HAM, dan imprealisme budaya dibawakan oleh Dissa Naratania Hantra. Dissa adalah salah seorang National Programme Officer dari UNESCO.

“Seminar yang termasuk dari rangkaian kegiatan Pharmaceutical Expo ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan pemahaman kepada pemuda-pemuda Indonesia terkhusus mahasiswa Farmasi akan besarnya peran mereka terhadap penanggulangan penyalahgunaan narkotika dan obat-obat terlarang. Utamanya yang terjadi di kalangan pemuda saat ini. Terlebih melihat posisi Indonesia berdasarkan Human Develpoment Index (HDI) yang menempatkan negara kita pada urutan ke-140 dalam hal pelayanan kesehatan,” jelas Irmin, selaku kordinator wilayah Ikatan Senat Mahasiswa Farmasi Indonesia Timur, Selasa (24/04/2012).

“Dan untuk pertama kalinya pengurus ISMAFARSI wilayah Indonesia Timur menghadirkan Ir Illah Sailah, dari DIKTI dalam acara pembukaan dan Dra Yuni Poerwanti, dari Kemenpora sebagai pemateri seminar pada Pharmaceutical Expo kali ini,” imbuhnya.

Selain UIN Alauddin, juga hadir beberapa mahasiswa dari Universitas Indonesia Timur (UIT), Universitas Muslim Ind (UNHAS), Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT) serta beberapa mahasiswa universitas dari kawasan Indonesia Timur.

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami