PR I : KKN Tempat Implematasi Teori

Facebook
Twitter
WhatsApp
Rabu, 29 Februari 2012 | Suryani Musi
Prof Sattu Alang, moderator, dan PR I di Dialog Intekatif fakultas Adab
Washilah Online-Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah tempat implementasidari teori-teori yang pernah di terima  di bangku kuliah. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Pembantu Rektor I Bidang Administrasi, Prof Dr Ahmad M Sewang ketika membawakan materi dialog interaktif yang bertema Optimalisasi Peran dan Fungsi Mahasiswa dalam Mengabdi kepada Masyarakat.
Dialog ini diadakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makaassar, Rabu (29/02/2012).
“Ada beberapa manfaat dari pelaksanaan KKN ini.  Buat mahasiswa, selama ini mereka hanya terbatas pada pelaksanaan teori. Makanya sekarang saatnya mereka memperaktekkannnya ke pada masyarakat. Dengan itu akan mematangkan pendirian mereka,”kata PR I mantan mahasiswa jurusan Sejarah Kebudayaan Islam FAH ini.
Selain manfaat buat mahasiswa, manfaat kepada masyarakat juga terlihat. Yakni dengan membantu masyarakat untuk pelaksanaan pembangunan. Mereka hadir sebagai inovator dan sekaligus motivator perkembangan. Nantinya, lewat KKN itu juga akan berdampak pada universitas. Dengan jalan penyempurnaan kurikulum atau sesuatu yang berkaitan dengan perkembangan universitas tersebut.
Selain PR I sebagai pemeteri di acara dialog ini, juga hadir Ketua Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM), Prof Sattu Alang.
Prof Sattu Alang berbicara bagaimana trik-trik ketika berhadapan dengan masyarakat yang umumnya berdomisili di pedasaan. Pesan yang ia tekankan, lewat bahasa pendekatan tersebut bisa berjalan efektif.
“Saya di mana-mana bisa diterima masyarakat karena saya banyak tahu tetang bahasa mereka. Ke Sinjai tahu bahasa Sinjai, ke Jeneponto tahu bahasa Jeneponto. Meskipun saya lahir di Tator,”kata Prof Sattu.

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami