Cindy dan Madu, Banci Pembela Kebenaran di UIN

Facebook
Twitter
WhatsApp

Laporan  | Luqman Zainuddin
illustrasi
GOWA, WASHILAH- – Setelah disakiti oleh kekasihnya, Cindy seorang mahasiswa banci di Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, bersama kawannya Madu yang juga merupakan seorang banci akhirnya memutuskan untuk menjadi pembela kaum lemah di UIN.
Menemui berbagai macam kejahatan seperti penjambretan, pemalakan, pelecehan, bahkan sampai transaksi narkoba yang bahkan telah merenggut nyawa kekasihnya sendiri, tak membuat niat kedua banci ini ciut untuk menegakkan keadilan di UIN.

Inilah sepenggal cerita dalam film berjudul Begundal, Hasil karya anak-anak Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni Budaya (SB) eSA yang ditayangkan di Auditorium dalam kegiatan Workshop dan Cinematika Pembuatan Film. Senin 18 Januari.

Selain Begundal, film lainnya yang turut ditayangkan adalah dua film documenter hasil karya Rumah Ide, yang berjudul Tadulako Mild dan Tawuran Mahasiswa.

Kegiatan yang bertemakan Bikin Film Itu Gak Susah tersebut dimaksudkan agar memberikan pengetahuan, serta wawasan kepada peserta tentang bagaimana cara dan tips-tips dalam membuat film.

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami