Jurusan Jurnalistik Gelar Kampung Jurnalistik

Facebook
Twitter
WhatsApp

Laporan | Rahmawati
Illustrasi
Washilah Online-Jurusan jurnalistik Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) angkatan 2010 Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar kemarin,Rabu,(14/12/2011) membuka acara yang bertemakan Kampung Kurnalistik yang berlangsung di gedung FDK ruangan Lecture Teater (LT)  lantai satu.
Kegiatan  yang bekerjasama dengan Komunitas Mahasiswa Kreatif Jurnalistik (Koma Titik) mengangkat tema menjadikan alam guna membentuk jurnalis idealis.
Menghadirkan dua orang pemateri masing–masing dari Insitut Kesenian Makassar (IKM), Kemal yang membawakan materi jurnalistik photografi dan Mudrikan Hidayat Nacong, yang merupakan penyiar radio Fajar Fm dan presenter berita TV One Makassar, membawakan materi tekhnik penyiaran radio dan televisi. Kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini saja.
Meteri yag mereka dapatkan akan menjadi bekal ketika mereka  mengikuti kegiatan outdoor di Lembah Ramma, Malino mulai tanggal 16-18 Desember mendatang.
Hal tersebut disampaikan  oleh ketua panitia  Kampung Jurnalistik, Fathan Gifari Sinaga.
”Setelah acara indoor ini, peserta yang telah melakukan registrasi selanjutnya akan mengikuti kegiatan outdoor di Lembah Ramma,” ungkapnya.
Suasana terlihat begitu santai, apalagi materi yang diberikan berlangsung secara interaktif. Hal itu terlihat dari antusiasme peserta untuk bertanya.
Mudrikan Hidayat Nacong selaku pemateri yang juga mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) semester akhir mengungkapkan kebanggaannya terhadap kampus II UIN meski ia adalah mahasiswa Unhas.
Menurutnya, kampus UIN ini sangat luar biasa dengan gedung dan fasilitas yang dimilikinya.
”Saya baru menginjakkan kaki di kampus II UIN Samata ini dan saya melihat pemandangan yang luar biasa meski saat ini sedang hujan”,paparnya.
Kegiatan kampung jurnalistik ini sudah berlangsung dua kali. Untuk tahun ini peserta yang ikut tak hanya dari jurusan jurnalistik saja tetapi dibuka untuk jurusan lain. Peserta yang ikut  membayar sebanyak Rp 80ribu perorang.

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami