Program Strategis Pembangunan PAI di Kanwil Kemenag Gorontalo

Facebook
Twitter
WhatsApp
Washilah Online – Program Pascasarjana (PPs) Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar dalam bidang Pendidikan dan Keguruan kembali menghasilkan doktor baru yang ke-91 di UIN. Doktor tersebut adalah Promovendus Drs H Djailani Haluty M Pdi dinyatakan lulus oleh Dewan Penguji dalam Sidang Terbuka Promosi Doktor yang berlangsung di gedung PPs UIN Alauddin, Kamis (20/05/2011) malam.
Promovenda mempertahankan disertasinya yang berjudul, “Program Strategis Pembangunan Pendidikan Agama Islam Pada Kanror Wilayah Kementrian Agama Provinsi Gorongtalo dalam Peningkatan Sumber Daya Manusia.”

Permasalahan pokok di dalam disertasi ini adalah “bagaimana program srategis pembangunan Kantor wilayah kementrian Agama Provinsi Gorontalo dalam meninkatkan sumber daya manusia?” dengan sub-sub masalah yaitu : satu, bagaimana gambaran program srategis pembangunan pendidikan agama islam di Kantor wilayah (Kanwil) Kementrian Agama (Kemenag) Provinsi Gorongtalo? Dua, bagaimana implementasi program strategis pembangunan pendidikan Islam Kemenag di Provinsi Gorongtalo? Tiga, faktor-faktor yang menghambat impelementasi program strategis pembangunan serta upaya yang ditempuh untuk mengetasinya?

Metode penelitian yang digunakaan dalamn disertasi ini adalah kualitatif. Pendekatan yang dipakai untuk membahas masalah penelitian menggunakanpendekatan teologis normative, pedagogis, psikologis, dan pendekatan manajerial.

Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi, wawancara dan observasi. Adapun teknik analisa data mengguanakan analisa induktif, deduktif, dan komparatif. Hasil penelitian menujujukkan bahwa program strateguis pembangunan pendididkan agama Islam dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kanwil Kemenag Provinsi Gorongtalo digali dan dirumuskan dengan megacu pada rencana strategis pembangunan pendidikan Islam di Rektorat Pendiddikan Islam 2010-2014.

Program strategis tersebut adalah perluasan dan pemerataan akses pendidikan, peningkatan mutu, elevansi dan daya sains serta peningkatan kualitas ketenagaan dan kelembagaan.

Impementasi program strategis pembanguan pendidikan agama Islam tersebut terlihat meningkatnya daya tampun siswa terhadap anak putus sekolah terutma pada daerah-daerah terpencil yang selama ini sulit untuk menjangkau dan memperoleh layanan pendididkan lingkaran animo masyaratat terhadap eksisitensi masyarakat terhadap pendidikan madrasah, dan meingkatnya citra madrasah di mata masyarakat pemerinah daerah sehingga dapat membangun partisipasi dan kerjasama bersama mengembangkan pendidikan agama Islam.

Adapun faktor-faktor penghambat adalah kebijakan yang diskriminatif, terbatasnya sarana dan prasaran serta rendahnya pengelolaan kelembagaan .

Upaya untuk mengatasi persoalan tersebut adalah dengan meningkatkan kerkja sama dengan pemerinah daerah, meningkatkan partisipasi stakeholder serat peningkatan kuliatas perencanaan anggaran, meningkatkan kualitas manajemen madrasah dan meningkatkan kualitas monitoring dan evaluasi.

Implikasi penelitian ini menghendaki perlu adanya perencanaan program dan kegiatan yang baik, pemantapan pelaksanaan program melalui standar rumusan, standar operasional prosedur bagi seluruh lembaga pendidikan serta system pengendalian dan pengawasan yang efektif.

Untuk itu, partisipasi pemerintah daerah dalam menetapkan peraturan pemerintah untuk peningkatan pendidikan agama Islam sangat diperlukan agar terwujud kontribusi nyata terhadap pembangunan SDM di Gorontalo.


Laporan | Suryani Musi

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami