Dialog Kebangsaan HMPS Ilmu Politik: Merawat Budaya dan Memperkuat Nilai Moral

Facebook
Twitter
WhatsApp
Foto: Istimewa.

Washilah — Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Ilmu Politik Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (FUF) menyelenggarakan dialog kebangsaan di Lecture Theater (LT) FUF, Senin (6/7/2026).

Kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai bentuk tindak lanjut dari aksi yang dilakukan oleh Mahasiswa Ilmu Politik.

Ketua HMPS Ilmu Politik, Samsurya  melihat tidak ada pembicaraan terkait kondisi bangsa di lingkup kampus saat ini. Kata dia, aksi di lapangan tidak cukup, harus membicarakan lewat dialog oleh para pakar.

“Kita tidak hanya berteriak di lapangan, kami juga ingin memanjangkan nafas dengan menyelenggarakan dialog,” katanya.

Kata Samsurya, Dialog ini menjadi budaya setelah melakukan aksi demonstrasi.

Demisioner Presiden UIN Alauddin Makassar 2025, Muh Zulhamdi Suhafid mengatakan bahwa Indonesia krisis pendidikan. Menurutnya, instrumen tersebut menjadi titik terang bagi Prabowo dalam melanjutkan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Zulhamdi ingin mahasiswa harus membangun kesadaran masyarakat yang tidak mampu menempuh pendidikan sehingga masyarakat sadar terkait program MBG.

“Mahasiswa (harus) membangun kesadaran publik dan masyarakat, karena sebagian besar gerakan Pro-Prabowo tidak mampu memahami secara mendalam programnya (MBG),” ujarnya.

Penulis: Farah Athaya (Magang)
Editor: Sappe

  Berita Terkait

  Populer

  Iklan

  Tabloid Washilah

Tabloid Edisi 122: KIP Kuliah Marak Calo

  Video

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami