Washilah — Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Alauddin Makassar menggelar kegiatan Jangkau Desa Jalin Aksi (Jejak) dengan tema “Satu Jejak Seribu Manfaat PIAUD Untuk Masyarakat,” di Desa Cenrana Baru, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros, Jumat (4/7/2025).
Diketahui, kegiatan ini berlangsung selama tiga hari yakni mulai 4-6 Juli 2025.
Ketua Panitia, Indah Syarif mengatakan kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengabdian masyarakat mahasiswa PIAUD yang bertujuan untuk memperkenalkan kembali permainan tradisional kepada anak-anak, sekaligus membangun kedekatan emosional antara mahasiswa, anak-anak, dan masyarakat setempat.
“kegiatan ini merupakan bentuk nyata kontribusi mahasiswa PIAUD dalam menyampaikan pendidikan non-formal yang aplikatif di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan kegiatan ini dirancang sebagai ruang belajar yang menyenangkan bagi anak-anak sekaligus menjadi sarana pelestarian budaya lokal.
“Melalui permainan tradisional, anak-anak tidak hanya terhibur, tetapi juga belajar bekerja sama, berpikir kreatif, dan membangun interaksi sosial. Harapannya, permainan seperti ini bisa tetap dilestarikan meskipun zaman semakin modern,” jelasnya.
Sementara itu, salah satu warga, Muliyanti turut menyampaikan kesannya. Baginya kegiatan ini sangat membantu anak-anak bersemangat bermain di luar dan menambah kreativitasnya melalui permainan tradisional yang diajarkan.
“Menurut saya kegiatan ini sangat membantu anak-anak bersemangat bermain di luar, termasuk anak saya yang jarang bersosialisasi. Sehingga ketika diadakan kegiatan ini anak saya mulai bermain bersama teman-temannya,” ucapnya.
Penulis: Fatimah Husein (Magang)
Editor: Hardiyanti











