Pemuda Instrumen Bangsa

Facebook
Twitter
WhatsApp
Processed with VSCO with preset

Oleh: Dian Nafiyanti Hanafi

Pemuda adalah Instrumen penting untuk kemajuan suatu bangsa, pemuda menjadi pilar kokohnya peradaban, untuk itu penting bagi kita para pemuda untuk mewujudkannya melalui karya-karya dan harus mampu menorehkan prestasi. Hari Sumpah Pemuda yang diperingati pada setiap 28 Oktober menjadi momentum dalam menegaskan kembali kemerdekaan dan persatuan rakyat Indonesia serta mengingat kembali bahwa perbedaan dan keragaman adalah kekuatan bukan kelemahan.

Pemuda yang hebat adalah mereka yang mampu menghargai keluhuran perjuangan generasi yang ada sebelum mereka, pemuda yang hebat adalah mereka yang mampu memperjuangkan suara rakyat, pemuda yang hebat adalah mereka yang tidak terjebak dalam romantisme kejayaan masa lalu, pemuda yang hebat adalah mereka yang mampu menjadi contoh bagi orang lain, pemuda yang hebat adalah mereka yang siap mengorbankan jiwa dan raganya demi bangsa Indonesia kita ini, Dan bukanlah mereka para pemuda hebat jika melakukan tindakan anarkisme, dan tindakan–tindakan lainnya yang meresahkan masyarakat.

Perkembangan informasi dan teknologi menjadi keuntungan bagi kita para pemuda dalam menorehkan prestasi, jangan jadikan kemajuan Teknologi sebagai penghambat sebaliknya mari kita jadikan perkembangan teknologi dan informasi menjadi suatu medium untuk terus berkarya dan berkarya, terus melahirkan ide-ide yang bisa bermanfaat bagi masyarakat. Kita harus mampu melihat peluang demi peluang tanpa melihat batasan yang ada, demi Peradaban yang lebih maju.

Saat ini Masyarakat dilanda Pandemi Virus mematikan Corona yang kini disebut Covid-19, ditengah pandemic inilah peran para pemuda dibutuhkan, Lalu bagaimana langkah yang harus diambil para pemuda? Salah satu langkah yang harus diambil pemuda adalah turun kejalan mengumpulkan donasi untuk masyarakat kurang mampu yang kondisi ekonominya sangat memprihatinkan mengingat banyak rakyat yang mengalami PHK dikarenakan Kondisi hampir seluruh perusahaan di Indonesia menurun sejak munculnya wabah ini, disinilah peran kita sebagai pemuda membantu mereka. Satu hal yang patut kita syukuri, bahwa ternyata masih banyak pemuda yang semangat persaudaraannya tinggi, mereka dengan semangat mengumpulkan bantuan bagi mereka yang membutuhkan.

Selain itu yang saat ini sedang hangat diperbincangkan adalah Pengesahan Undang-Undang Omnibus Law, Undang-Undang Cipta Kerja ini dinilai sangat meresahkan rakyat – rakyat kecil, pasalnya masyarakat merasa bahwa Undang-Undang ini berpihak kepada mereka para Investor, CEO, dan Para Pemilik Perusahaan. Poin-poin yang terdapat didalamnya seolah mencabut hak-hak para pekerja kecil seperti buruh, sontak hal ini membuat masyarakat geram, termasuk saya. Kami merasa bahwa Undang-Undang tersebut menjadi kesengsaraan baru bagi para buruh. Karenanya Mahasiswa dan Para Pemuda lainnya bersatu melakukan aksi untuk menolak UU Omnibus Law, Mereka berusaha memperjuangkan suara rakyat kecil berbagai aksi yang dilakukan para pemuda antara lain Aksi Demonstrasi, Ada juga yang berupa Tulisan, dan Karya Video, yang tujuannya adalah untuk melakukan protes terhadap Undang – Undang Cipta Kerja.

Belum berakhir kemarahan masyarakat akan UU Omnibus Law, muncul lagi sebuah Foto Yang memperlihatkan seekor Komdo terlihat menghalau mobil Truck yang hendak melakukan pekerjaannya, dari kabar yang beredar didaerah tersebut akan diubah menjadi Wisata Jurassic Park guna menarik wisatawan datang ke Indonesia. Namun dampak yang ditimbulkan jika hal itu dilanjutkan ialah berkurangnya populasi Komodo, mengingat daerah tersebut menjadi satu – satunya alam hidup bagi spesies Komodo yang sudah hampir punah, hal ini menjadi Polemik ditengah Masyarakat mengingat pemerintah akan menggunakan 300 Hektar daerah tersebut. Karenanya banyak pemuda-pemuda yang tergerak melakukan protes untuk menentang Proyek Jurassic Park, para pemuda sepakat membuat petisi yang menyerukan untuk mencabut Izin Investor dan Pembangunan di Daerah tersebut, petisi tersebut sudah dibagikan kepada ratusan ribu pengguna internet di Indonesia dan telah ditanda tangani oleh hampir 550.000 orang. Hal inilah yang membuat saya bangga menjadi pemuda dan menjadi bagian dari mereka.

Tetaplah berusaha menjadi pemuda hebat yang merdeka, lakukanlah hal-hal yang membuatmu bahagia, barangkali jika itu yang nantinya mampu mengantarkan bangsa ini menjadi lebih dikenal masyarakat dunia, jadilah pemuda yang Independent dan tidak akan terintervensi oleh siapapun. Panjang Umur Perjuangan.

*Penulis Merupakan Mahasiswa Jurusan Jurnalistik Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK).

  Berita Terkait

  Populer

  Iklan

  Tabloid Washilah

Dummy Edisi 6 Maret

  Video

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami