Prodi Perbankan Syariah Adakan Webinar Internasional

Facebook
Twitter
WhatsApp

Washilah – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Perbankan Syariah UIN Alauddin Makassar Menggelar Webinar Internasional dengan Tema “The CentralRoleofTheIslamicFinancial Industry in The Acceleration of Post Covid-19 National Economic Recontruction”, dilaksanakan melalui aplikasi zoom meeting dan live facebook pada Kamis, (08/10/2020).

Kegiatan ini diikuti lebih dari 700-an peserta yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Koordinator Steering Comitte Alvian Arfan menyampaikan bahwa acara International Webinar ini merupakan salah satu rangkaian dari Milad Prodi Perbankan Syariah yang ke-5.

“Kegiatan ini kami harapkan dapat menjadi medium transformasi ilmu pengetahuan di tengah pendemi Covid-19. Adapun harapan saya webinar ini akan memberikan dampak positif dan menambah wawasan serta kapasitas keilmuan mahasiswa perbankan syariah di bidang keuangan syariah,” ungkap Alvian.

Webinar Internasional ini menghadirkan narasumber yang memiliki spesialisasi keilmuan berbeda, sehingga tema dari Webinar Internasional kali ini dapat dibedah melalui berbagai perspektif keilmuan.

Narasumber pertama dari Otoritas Jasa Keuangan yaitu Muhammad Rahmat yang membahas tentang peranan OJK dalam mendukung perekonomian di saat pandemi covid-19, kedua dari Universitas Sains Islam Malaysia yaitu Prof Dr Abdul Ghafar Ismail yang pembahasannya mengenai peluang halal ekonomi setelah krisis Covid-19, dan narasumber terakhir selaku Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Ekonomi Bisnis dan Islam (FEBI) UIN Alauddin Makassar yaitu Dr Muhammad Wahyudin Abdullah S E M Si yang memaparkan pembahasannya tentang filantropi Islam sebagai rekontruksi ekonomi nasional pasca covid-19.

Adapun sambutan dari Ketua HMJ Perbankan Syariah Mujiburrahman yang menyampaikan bahwa Webinar Internasional kali ini mampu mengedukasi serta merekonstruksi ekonomi akibat pandemi Covid-19.

“Melalui kegiatan ini senada dengan tema yang diangkat semoga para akademisi yang bergabung di Webinar Internasional ini dapat mengambil hikmah ataupun memetik edukasi untuk membantu merekontruksi ekonomi syariah setelah resesi ekonomi akibat pandemi Covid-19,“ kata Mujib.

Ia pun berharap agar kedepannya prodi Perbankan Syariah lebih produktif dalam menorehkan berbagai prestasi baik akademik maupun non akademik.

“Harapan saya untuk prodi Perbankan Syariah di momen milad ini semoga prodi ini berkaloborasi atupun bersinergi dan dapat lebih produktif lagi dalam mencetak, dalam menorehkan prestasinya baik itu prestasi akademik maupun non akademik, berkompeten baik di akademik, di organisasi, dan lain sebagaianya,” tambahnya.

Citizen Report : Suci Indah Sari

  Berita Terkait

  Populer

  Iklan

  Tabloid Washilah

Tabloid Edisi 122: KIP Kuliah Marak Calo

  Video

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami