Washilah – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lembaga Dakwah Kampus (LDK) al-Jami’ menggelar Kajian For Campus (KFC). Kajian daring ini berlangsung via room chat aplikasi whatsapp, Kamis (14/05/2020).
KFC merupakan program kerjasama LDK dan Lembaga Dakwah Fakultas (LDF), dan kali ini menggandeng LDF Ulil Albab (Fakultas Sains dan Teknologi). Menghadirkan Muhammad Asriady, mahasiswa Program Doktor UIN Alauddin Makassar sebagai pemantik.
Muh Rizaldi selaku ketua umum LDK al-Jami’ menuturkan bahwa yang menjadi pemantik dalam KFC selalu diutamakan elemen-elemen dari kampus.
“Jika dosen berhalangan, maka dialihkan kepada mahasiswa yang menempuh pendidikan program Doktor di UIN Alauddin Makassar,” jelasnya.
Rizaldi sangat mengapresiasi kegiatan ini. Disusul dengan kinerja pengurus dalam menyediakan wadah untuk mengaplikasikan dan menanamkan nilai-nilai moderasi beragama.
memilih tema ‘Mengapa Masih Ada Maksiat di Bulan Ramadhan Padahal Setan-Setan Terbelenggu?’, sebuah hadis yang diriwayatkan Imam al-Bukhari dan Imam Muslim, beserta periwayat lainnya, menjelaskan bahwa ulama berbeda pendapat dalam memahami dan memaknai hadis yang berkaitan menuai perdebatan.
“Ada yang menggunakan metode pemahaman tekstual dan adapula kontekstual,” tutur Rizaldi.
Senada dengan itu, Erwin Syamsurya selaku koordinator ikhwan LDF Ulil Al-Bab yang memandu jalannya kajian mengakhiri kajian, dengan menarik sebuah kesimpulan bahwa setan menggoda manusia dalam melakukan perintah Allah.
“Tugas setan memang demikian men-distrack, menggoda manusia dari jalan beribadah kepada Allah,” tutupnya
Citizen Report : Wiwin Sws











