Washilah – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Hadis Fakultas Ushuluddin Filsafat dan Politik (FUPP) sukses gelar kajian virtual “Mengulas Ulang Problematika Orientalisme Terhadap Ingkar Sunah”, yang berlangsung via room chat aplikasi Whatsapp, Senin (11/05/2020).
Divisi Keilmuan dan Penalaran rutin mengusulkan kajian setiap pekannya. Magfirah mahasiswa Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang menjadi pemantik saat kajian berlangsung, menjelaskan bahwa pengaruh orientalis terhadap ingkar sunnah ditemukan dari segi pemikiran, stigma bahwa Al-Qur’an adalah sumber hukum yang sempurna sementara sunnah bukanlah sabda Nabi melainkan hanya sebuah tulisan sejarah yang memiliki keraguan.
“Problematika ini ditemukan di era modern. Bukan karena ada unsur ingin menjatuhkan Islam saja, melainkan lebih kepada unsur politik. Dimana Islam adalah agama yang besar sehingga takut Barat dikuasai,” jelasnya.
Sementara itu, Mujadid Sigit Aliyah sebagai peserta yang mengikuti kajian menuturkan, kajian kali ini sangat menarik dan mudah dimengerti, disampaikan sangat runut dan terstruktur.
“Pengembangan wawasan mengenai tema yang ada dapat terealisasi dengan adanya diskusi dan umpan balik dari pemateri dan para peserta kajian,” ujar Mujadid Sigit.
Ketua HMJ Ilmu hadis, Murdanial mengapresiasi kinerja rekan-rekan pengurus yang masif mengadakan tongkrongan ilmu virtual.
“Adanya kajian rutin dalam bentuk virtual ini, tentu sangat membantu kita semua dalam hal ilmu pengetahuan, terkhusus kepada mahasiswa Ilmu Hadis,” tutupnya.
Citizen Report : Wiwin Sws











