Washilah – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Hadis Fakultas Ushuluddin Filsafat dan Politik (FUFP) mengadakan kajian fiqih muslimah online, Jumat (24/4/2020).
Mengangkat tema Fiqih Ibadah (sholat) khusus perempuan, kajian kali kedua ini diadakan secara virtual, dengan menggunakan aplikasi room obrolan WhatsApp. Menghadirkan ketua Prodi Studi Agama-Agama FUFP, Sitti Syakirah Abu Nawas, sebagai narasumber tunggal.
Staf divisi Keperempuanan,W Sri Winda Sari I, menuturkan bahwa pamateri banyak menyinggung pendapat para ulama tentang uzur sholat yang dipercepat.
“Salat boleh saja dilaksanakan secara cepat apabila ada uzur yang menjadi alasan. Namun dengan syarat tidak mengurangi rukun yang ada,” tuturnya.
Senada dengan itu, Ketua HMJ Ilmu hadis, Murdanial bahwa devisi Keperempuanan di struktur kepengurusannya rutin mengadakan kajian muslimah setiap bulannya.
“Divisi keperempuanan rutin mengadakan kajian muslimah,” singkat mahasiwa semester V tersebut.
Lebih lanjut, Murdanial mengaku bahwa dirinya mengapresiasi kajian virtual tersebut, meskipun tidak dinafikkan ada saja kendala komunikasi yang mungkin terjadi antara pemateri dan audince. Namun baginya program harus tetap dijalankan meskipun terhalang oleh pandemi.
“Tapi dalam kondisi seperti saat ini, cara virtual adalah jalan yang bisa dilakukan,” tutupnya.
Citizen Report : Saidatul Hasanah











