Mahasiswa KKN, Ajarkan Ilmu Tajwid dan Bahasa Inggris Sejak Dini

Facebook
Twitter
WhatsApp
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) angkatan 60 UIN Alauddin Makassar, Desa Bonto Cinde saat mengajar anak- anak. Bertempat di posko Desa Bonto Cinde, Kecamatan Bissappu Kabupaten Bantaeng, Jumat (01/03/2019).

Washilah – Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 60 UIN Alauddin Makassar, Desa Bonto Cinde Kecamatan Bissappu Kabupaten Bantaeng mengajarkan Ilmu Tajwid dan Bahasa Inggris kepada anak-anak. Bertempat di posko Desa Bonto Cinde, Jumat (01/03/2019).

Pengabdian mahasiswa KKN Desa Bonto Cinde lebih utamakan pendidikan yang bersifat pribadi. Koordinator Desa Bonto Cinde Ahmad Syaiful mengatakan, Bahasa Inggris dan Ilmu Tajwid diajarkan agar anak-anak bisa lebih mengembangkan skill nya sejak dini.

“Kami memang mengutamakan program jangka panjang. Misal, Ilmu Tajwid dan Bahasa Inggris, ketika mereka sudah baik dasar bahasanya, maka akan lebih mudah untuk belajar. Terlebih, kemampuan Bahasa Inggris jadi perhitungan di era sekarang,” tuturnya.

Saiful juga menambahkan, kurangnya pendidikan dasar dan sumber daya untuk belajar Bahasa Inggris yang menjadikan kami berfikir bahwa program ini benar-benar dibutuhkan.

“Dari hasil survey memang anak sekolah dasar tidak belajar Bahasa Inggris. Padahal, dalam kurikulum harusnya mereka sudah belajar dasarnya sejak kelas 4, daripada kami membuat program yang hanya bersifat sebentar lebih baik mengajar, selain karena bersifat jangka panjang juga memiliki amal Jariah,” jelasnya.

Selaras dengan itu, orang tua siswa, Sumira sapaan akrabnya merasa sangat senang, atas adanya program belajar Bahasa Inggris dan Ilmu Tajwid.

“Saya senang sekalimi, kalau anak-anak ada yang mau ajar, apalagi gratis,” katanya sambil tersenyum.

Penulis : Andi Rini Sulestiani
Editor : Suhairah Amaliyah

  Berita Terkait

  Populer

  Iklan

  Tabloid Washilah

Tabloid Edisi 122: KIP Kuliah Marak Calo

  Video

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami