Washilah — Delegasi Mahasiswa UIN Alauddin Makassar meraih Juara I Kompetisi Surat Dakwaan tingkat nasional yang digelar di Universitas Pancasila, Minggu (13/9/2026).
Diketahui, kompetisi tersebut menguji kemampuan peserta dalam menyusun surat dakwaan berdasarkan fakta perkara dan ketentuan hukum yang berlaku.
Dalam prosesnya, peserta dituntut menentukan pasal yang tepat serta membangun argumentasi berdasarkan hubungan antara tindakan pelaku dan akibat yang ditimbulkan.
Dosen Program Studi Hukum Tata Negara (HTN), Rahman mengatakan, pemahaman terhadap dasar hukum dan konsep kausalitas menjadi bagian penting dalam penyusunan surat dakwaan.
“Argumentasi yang kuat bergantung pada ketepatan dalam menentukan dasar hukum,” ujarnya.
Ketua Delegasi Program Studi Ilmu Hukum, Ahmad Affan, mengatakan tim melakukan analisis terhadap setiap fakta dalam kasus yang diberikan panitia. Penyusunan dakwaan juga dilakukan melalui konsultasi dengan dosen, ahli hukum, dan jaksa.
Menurutnya, tim sempat melakukan perubahan terhadap dakwaan setelah menemukan fakta baru yang bertentangan dengan analisis awal.
“Adanya fakta baru yang bertolak belakang mengharuskan kami menganalisis dan merombak kembali dakwaan,” ujarnya.
Ia mengatakan proses analisis dan riset menjadi bagian penting dalam menentukan pasal yang digunakan. Masukan dari juri selama kompetisi juga digunakan untuk mengevaluasi penyusunan dakwaan.
Penulis: Farah Athaya (Magang)
Editor: Sappe











