Washilah — Jurusan Ilmu hukum Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Alauddin berhasil jadi jurusan selanjutnya yang meraih akreditasi unggul, Kamis (27/1/2026).
Ketua Jurusan Ilmu Hukum, Rais Asmar mengungkapkan bahwa persiapan agreditasi Unggul Jurusan Ilmu Hukum telah dilakukan sejak akhir tahun 2023, namun akreditasi baru keluar pada selasa 27 Januari lalu.
“Target selanjutnya tentu kita mau yang lebih baik lagi. Di atas itu kan masih ada target untuk meraih status prodi bertaraf internasional,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa mempertahankan status unggul juga menjadi tantangan tersendiri mengingat adanya peraturan baru dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Beberapa instrumen krusial yang harus dijaga antara lain rasio dosen dan mahasiswa, masa tunggu lulusan, rata-rata IPK, masa studi tepat waktu, hingga rekognisi dosen dan prestasi mahasiswa.
”Dengan adanya peraturan baru, status Unggul itu juga harus kita pertahankan karena sudah banyak yang berubah dari peraturan BAN-PT” lanjutnya
Lanjutnya, status akreditasi unggul ini dinilai memberikan keuntungan signifikan bagi seluruh sivitas akademika. Mulai dari peningkatan pendaftar, kemudahan alumni dalam melamar kerja di instansi yang mensyaratkan akreditasi unggul, peluang beasiswa, hingga kesempatan dosen menjadi asesor.
“Prosesnya tentu tidak sederhana. Ini adalah buah hasil perjuangan sejak Prodi Ilmu Hukum terbentuk tahun 2006. Kami membentuk tim solid yang melibatkan dosen, tenaga kependidikan, alumni, hingga mahasiswa untuk menyusun instrumen akreditasi,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Hukum, Andi Haikal mengapresiasi kerja keras pimpinan prodi dan seluruh pihak yang terlibat.
“Tentu sebagai representasi mahasiswa, kami sangat bangga. Status Unggul ini membuktikan bahwa mahasiswa hukum UIN Alauddin memiliki kualitas yang kompetitif,” ujarnya.
Lebih lanjut, Haikal berharap predikat unggul ini di iringi dengan peningkatan layanan akademik dan fasilitas penunjang bagi mahasiswa.
“Harapan kami, status unggul ini bukan sekadar label, tapi juga berdampak nyata pada pelayanan birokrasi yang makin cepat dan fasilitas perkuliahan yang semakin memadai untuk menunjang prestasi mahasiswa ke depannya,” harapnya.
Penulis: Andi Abhar (Magang)
Editor: Hardiyanti











