Mumu

Facebook
Twitter
WhatsApp
Poster Film Mumu

Oleh: Muh Yudhistira Fahrezi

Bagi teman-teman yang lagi pengen nangis tapi tidak suka yang bikin patah hati karena genrenya romantis, film ini mungkin cocok buat teman-teman dan keluarga. Mumu adalah film yang berasal dari negara Tiongkok  yang berhasil menampilkan alur cerita yang sangat mendalam. Jika teman-teman pernah menonton film Miracle in Cell No. 7 mungkin akan terlihat mirip.

Di awal film kita akan diperlihatkan sosok seorang wanita muda yang berada di kantor polisi dan sedang menangani sebuah kasus yang mengharuskannya menjadi seorang penerjemah bagi teman tuli yang sedang menjadi terduga. Terduga ini adalah seorang ibu yang dilaporkan oleh atasannya karena diduga mencuri uang dagangan. Tapi, bukan tanpa alasan ia mengambil uang tersebut karena itu adalah haknya sebab diketahui ia belum dibayar oleh atasannya tersebut.

Namun, setelah memberikan pernyataan itu sang ibu yang menjadi terduga ini mengurungkan niatnya untuk memberikan keterangan lanjutan karena akan tahu bahwa mereka ‘teman tuli’ tidak akan pernah mendapatkan keadilan. Akhirnya ibu tersebut ditahan sementara, sedangkan polisi tetap mengusut kasusnya. Kebetulan secara tidak sengaja wanita muda ini bertemu dengan atasan sang ibu tersebut yang sedang berdebat dengan polisi untuk meyakinkan bahwa sang ibu itu bersalah karena telah mencuri. Tapi, semua mulai terlihat kebenarannya ketika wanita muda itu bertanya kepada atasan itu bahwa bagaimana cara mereka berdua berkomunikasi dan diketahui mereka berkomunikasi melalui handphone. Dari situlah terungkap bahwa ada yang sebenarnya disembunyikan karena diketahui bahwa handphone milik ibu itu telah dihapus rekaman chatnya begitu juga dengan sang atasan itu. Akhirnya terungkap bahwa selama ini atasan tersebut melakukan pelecehan kepada sang ibu tersebut dengan memulihkan data rekaman chat yang telah dihapus.

Kisah ini mengingatkan dirinya waktu kecil dahulu. Kemudian film kembali ke masa lalu dimana wanita muda ini masih berumur 6 tahun dimana anak-anak seharusnya bersekolah ia membantu sang ayah untuk menjadi penerjemahnya saat mencari pekerjaan. Mumu dari kecil tinggal bersama ayahnya di sebuah yayasan yang dihuni oleh teman-teman tuli dari berbagai macam usia, namun Mumu adalah satu-satunya anak yang paling kecil dan bisa mendengar. Ayah Mumu mempunyai harapan agar Mumu mau bersekolah dan belajar seperti anak-anak pada umumnya, tetapi Mumu menolak karena Mumu terbiasa menggunakan bahasa isyarat sembari berbicara ia takut jika nanti banyak teman-teman sekolahnya yang tidak mau menerimanya. Tapi, Ayah Mumu meyakinkan bahwa ia bisa menjadi apa saja jika bersekolah.

Obrolan hangat itu menjadi suasana yang membuka membuka luka lama bagi sang ayah Mumu karena Mumu secara kebetulan bertanya apakah ibunya bisa mendengar sepertinya. Ternyata Mumu diasuh sejak kecil oleh sang ayah karena Ibu Mumu tidak mau mengasuhnya dengan alasan tertentu, tetapi di lain sisi ternyata Ibu Mumu sudah menikah dengan orang lain.

Tempat yang Mumu tinggali ini dikelilingi oleh orang-orang yang sayang kepada Mumu bahkan tidak jarang Mumu selalu membantu mereka ketika polisi patroli datang kerumah tersebut karena biasa dijadikan tempat berjudi. Akibat keahlian Mumu yang mampu menerjemahkan polisi selalu percaya kepadanya. Tapi, suatu hari Mumu di datangi oleh seorang wanita yang tidak lain dan tidak bukan adalah ibunya yang selama ini meninggalkannya dan ingin mengambil hak asuh itu secara sah.

Kedua belah pihak berseteru antara Ayah dan Ibu Mumu, keduanya bersikeras, Ibu Mumu ingin membawanya ke luar negeri untuk mendapatkan kehidupan yang lebih layak sedangkan Ayah Mumu tetap berusaha membahagiakan Mumu dengan caranya. Tapi, Mumu meyakinkan sang ayah apapun yang terjadi Mumu akan tetap memilih ayahnya ketika di pengadilan. Sayangnya hal itu tidak berjalan mulus, sang Ayah ditipu oleh teman dan seorang pengacara wanita yang menjanjikannya akan berhasil menang di pengadilan namun syaratnya adalah ia harus terlibat dalam tindakan kriminal.

Ayah Mumu pindah ke sebuah hotel untuk bekerja begitu juga dengan Mumu, tetapi Mumu bersekolah dan memiliki satu sahabat yang senang belajar berbahasa isyarat. Hari-hari Mumu dan Ayah selalu bahagia, tapi Mumu mulai menaruh curiga ketika sang Ayah selalu diam-diam pergi larut malam. Pada suatu hari Mumu diam-diam mengikuti ayahnya dan masuk kedalam mobil dan duduk di kursi penumpang tanpa sepengetahuan ayahnya. Dirasa perjalanan yang cukup jauh Mumu tertidur dan terbangun serta berteriak ketika sang ayah hampir menabrakkan mobilnya ke sebuah mobil lain yang ada di depannya. Anehnya sang ayah sadar bahwa Mumu ada di kursi penumpang sehingga ia membanting stirnya dan menabrakan ke pembatas jalan. Mumu akhirnya harus dirawat di rumah sakit dan langsung dijemput oleh ibunya ketika waktu kepulangan telah tiba.

Jadi sang ayah terlibat dalam tindakan kriminal asuransi mobil dimana ia akan mendapatkan kompensasi yang besar jika membuat sebuah mobil rusak karena ketidaksengajaan kecelakaan yang dibuat. Tetapi, setelah kejadian itu di pengadilan Mumu berpaling dan lebih memilih ibunya untuk di asuh. Selama Mumu berada di bawah asuhan Ibunya Mumu selalu rindu kepada ayahnya karena ayah barunya ini tidak terlihat memperdulikannya dan lebih memilih memperhatikan anak lelakinya. Sedangkan sang ayah hancur sejadi-jadinya ia selalu mabuk-mabukan memikirkan Mumu dan berencana akan membongkar tindakan kriminal itu. Singkat cerita kasus itu akhirnya terungkap dan semua yang terlibat ditangkap kemudian akan dilangsungkan keputusan pengadilan.

Ayah Mumu pada saat itu masih dalam pencarian polisi dan diketahui sedang mencari anaknya yang sebentar lagi akan pindah ke luar negeri bersama. Pada scene ini yang membuat para penonton merasakan ikatan emosional antara ayah dan anak perempuannya. Mumu secara tidak sengaja melihat keluar jendela bahwa ayahnya sedang berlari ke arahnya sembari menggunakan wajah konyol yang biasa mereka lakukan. Tapi, belum sampai kepada pelukan sang ayah, Mumu harus melihat ayahnya ditangkap oleh polisi.

Di hari persidangan Mumu terlihat menghadirinya bersama ibunya. Kemudian hakim mulai melemparkan pertanyaan kepada Ayah Mumu bahwa semua ini dia adalah dalangnya dan Ayah Mumu mengiyakan karena diketahui sebelumnya Ayah Mumu diancam oleh bos yang mempekerjakan nya dahulu bahwa anaknya tidak akan selamat karena saat ini ada bawahannya yang sedang mengintai. Tapi, Mumu berteriak histeris bahwa ayahnya tidak bersalah dan ayahnya adalah orang baik. Tidak tahan mendengar tangisan Mumu akhirnya pengacara wanita yang ditangkap luluh dan mengatakan semua kebenarannya. Akhirnya Ayah Mumu tetap di penjara dengan hukuman yang ringan.

Film ini ternyata diperankan oleh orang-orang yang benar-benar asli menjadi teman tuli. Serta akting yang memukau dari anak kecil yang memerankan Mumu sangat realistis sekali, apalagi terlihat dari caranya berbicara menggunakan bahasa isyarat dan membentuk ikatan emosional dengan lawan mainnya.

*Penulis suka minum Macha

  Berita Terkait

  Populer

  Iklan

  Tabloid Washilah

Dummy Edisi 6 Maret

  Video

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami