Washilah — Himpunan Mahasiswa Jurusan Hubungan Internasional (HI) Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (FUF) UIN Alauddin Makassar menggelar Webinar Internasional Relationship (IR) Discussion bahas kebijakan luar negeri era Prabowo yang berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting, Rabu, (23/7/2025).
Kegiatan bertajuk “Meneropong Kebijakan Luar Negeri Dibawah Kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto” ini dibuka secara umum dengan menghadirkan narasumber Dosen Hubungan Internasional UIN Alauddin Makassar, Muhammad Fikri Amra.
Dalam pemaparannya, Muhammad Fikri Amra mengatakan dalam metode transisi terjadi berbagai macam persoalan baik di dalam negeri maupun di dalam arena global seperti yang terjadi di Inggris dan Timur Tengah yang memasuki babak baru dalam beberapa bulan terakhir.
Ia juga menjelaskan dalam perspektif analisis bahwa hubungan internasional jika dilihat secara kontemporer, apabila transisi atau perubahan yang terjadi seperti di Indonesia maka bisa dipahami melalui lensa.
“Indonesia akan semakin memperkuat integrasi ekonomi dengan mitra Asia, terutama Tiongkok, Jepang, dan Korea Selatan, dalam karangka Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) dan inisiatif indo-Pasifik,” lanjutnya.
Dia juga menambahkan dalam smart devolusi atau smart power, doktrin ini mengakui realitas bahwa dalam sistem internasional saat ini memiliki banyak kepentingan dan saling bergantung.
“inspirasi the prince ini tercermin dalam pendekatan indonesia terhadap isu keamanan”
Salah satu peserta, Nurul Aulia mengatakan melalui webinar ini ia dapat menambah ilmu dan wawasan baru mengenai kebijakan yang diterapkan Indonesia di luar negeri.
“Tentang bagaimana dinamika kebijakan-kebijakan luar negeri, baik dari era Jokowi sampai Prabowo. Dan bagaimana hal itu dapat mempengaruhi posisi Indonesia di dunia internasional,” tuturnya.
Penulis: Salbiah (Magang)
Editor: Hardiyanti











