Talkshow HMJ Pendidikan Kedokteran Bagikan Tips Menjaga Kesehatan Mental

Facebook
Twitter
WhatsApp
Pemaparan salah satu pemateri dalam Talkshow yang diselenggarakan HMJ Pendidikan Kedokteran UIN Alauddin di Sultan Alauddin Hotel & Convention, Minggu, (27/7/2025). | Foto: Washilah-Nurizzah Rahman (Magang).

Washilah — Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Kedokteran Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Alauddin Makassar menggelar Talkshow dengan tema “Silent Struggle: Ketika Overthinking Jadi Alarm Kesehatan Mental.” Berlangsung di Sultan Alauddin Hotel & Convention, Minggu, (27/07/2025).

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber, yakni Dokter Spesialis Saraf, dr. Rauly Rahmadhani serta Dokter Spesialis Kejiwaan, dr. Ilhamuddin Azis.

Pemaparan materi dr Rauly Rahmadhani mengangkat isu mengenai dampak kesehatan mental terhadap sistem saraf dan otak. Ia menjelaskan kesehatan mental yang buruk dapat memicu berbagai penyakit serius. Penyakit tersebut berasal dari kebiasaan memendam perasaan dan pikiran yang berlebihan.

“Orang yang stres terus menerus mengeluarkan hormon kortisol yang dapat menyebabkan kerusakan pada hipocampus, area di otak yang mengatur emosi dan memori,” ujarnya.

Ia menambahkan ada berbagai penyakit yang dapat timbul akibat terganggunya sistem saraf, seperti penyusutan otak yang menyebabkan orang menjadi pelupa, sulit berkonsentrasi, susah tidur atau insomnia, serta penyakit alzheimer dan demensia yang sering terjadi pada orang dengan usia lanjut, dan yang terakhir adalah epilepsi atau kejang.

Salah satu cara untuk mengatasi hal tersebut dengan banyak interaksi dan bergaul dengan sesama serta menjaga pola makan dan menjauh dari lingkungan yang tidak baik.

“Banyak berinteraksi, ikut organisasi, ikut kajian, olahraga, makan makanan sehat dan bernutrisi, hindari teman yang bikin sakit,” jelasnya.

Sementara itu, pemateri berikutnya dr Ilhamuddin Azis membagikan tips mengatasi pikiran berlebihan yang dapat mengganggu kehidupan sehari-hari. Beberapa cara untuk mengatasi hal tersebut dengan menggunakan stop technique yaitu berhenti berpikir, ambil nafas, observasi pikiran, dan lanjutkan proses dengan tenang. Selain itu, terdapat metode yang bisa digunakan yaitu journaling dengan menulis semua hal yang sedang dipikirkan.

“Tulis semua yang ditakutkan dan dikhawatirkan, kemudian identifikasi yang bisa dikendalikan,” tuturnya.

Salah satu peserta Talkshow, Rifki merasa pemaparan materi oleh narasumber pada kegiatan ini sangat informatif dan mudah di pahami.

“Saran saya untuk diadakan lagi talkshow ini ketika lomba Alauddin Biomedical Olympiad tahun 2026 nanti,” harapnya.

Penulis : Nurizzah Rahman (Magang)
Editor: Hardiyanti

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami