Washilah — Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (FUF) UIN Alauddin Makassar menggelar Kuliah Tamu Internasional dengan tema “ Membincang kembali Kitab Turos Jawi sebagai Warisan Peradaban Nusantara” di Lecture Theater (LT) FUF, Rabu, (10/7/2025).
Kuliah tamu ini menghadirkan narasumber Penolong Kanan Profesor Kolej Universiti Perguruan Ugama Seri Bagawan, Dr Harapandi Dahri.
Dalam pemaparannya, Dr Harapandi menjelaskan bahwa kitab Turos Jawi adalah bentuk pemikiran yang ditulis oleh para pendahulu dengan pengetahuan Islam yang kuat. Kemudian dituangkan dalam bentuk tulisan namun tidak menggunakan bahasa Arab melainkan diterjemahkan dalam aksara Jawi arti Arab Melayu dan aksara Bugis.
“Tujuan utama kitab Thuros ini di terjemahkan yaitu memudahkan bagi orang yang ingin belajar dan dapat memahami, memberikan pemahaman apa isi dari kitab Thuros,” katanya.
Ia menambahkan bahwa keunikan dari kitab tersebut dapat dilihat dari beberapa hal. Penulis kitab Thuros tidak ditulis diawal, nama penulis baru terlihat ketika memasuki halaman sepuluh. Kemudian ulama yang menulis kitab ini selalu dalam keadaan suci. Berikutnya, sebelum menulis diharuskan melaksanakan shalat.
“Banya ulama yang lahir dari kitab Thuros, karenanya ada keberkahan dan keikhlasan dalam menulis kitabnya,” ucapnya.
Sementara itu salah satu peserta, Ikram merasa ilmu yang disampaikan pembicara sangat menarik melihat kondisi sekarang kurangnya pelestarian terhadap kitab ini.
“Kalau melihat kondisi sekarang, Kitab Turos itu memang mengalami pergeseran pengkajian yang hanya ada di pendidikan pesantren klasik saja,” ujarnya.
Dia berharap kegiatan ini menjadi awal yang akan terus dilaksanakan agar pelestarian kitab Turas ini tetap terjaga.
Penulis: Ratman (Magang)
Editor: Hardiyanti











