Washilah — Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Kedokteran Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Alauddin Makassar menggelar kegiatan Alauddin Biomedical Olympiad (ABO) 2025 bertajuk “Neuroscape: Navigating the Brain’s Frontier with Science and Innovation,” yang berlangsung di Kampus I UIN Alauddin, Sabtu (26/7/2025).
Kegiatan yang berlangsung mulai 19-27 Juli ini diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah yang terbagi dalam tiga lomba yakni olimpiade kedokteran, lomba video edukasi serta lomba poster yang digelar secara daring.
Salah satu panitia, Muhammad Iksan Atalah menuturkan kegiatan ini merupakan ajang tahun yang bertujuan untuk mengenalkan dunia kedokteran kepada siswa tingkat SMA se-Indonesia.
Ia menambahkan, meskipun tidak mendapat dukungan dana dari kampus, kegiatan ini tetap berjalan berkat kreativitas HMJ dalam mengumpulkan dana serta dukungan dari pihak sponsor.
“Sejak awal kami tidak mendapatkan dana sepeser pun dari kampus. Jadi kami mengandalkan kreatifitas panitia dalam dana usaha dan juga mencari sponsor,” katanya.
Salah satu juri, dr Muhammad Afahrul mengapresiasi capaian peserta yang sudah memahami anatomi dasar bahkan mampu mendiagnosis berdasarkan observasi. Menurutnya hal tersebut sebuah capaian luar biasa untuk siswa tingkat SMA.
“Banyak dari mereka itu kemampuannya sudah bagus-bagus semua dan antusiasnya dalam belajar itu sangat keren. Hal itu juga yang membuat saya bangga selama menguji tadi,” ujarnya.
Sementara itu salah satu peserta, Enrico membagikan persiapannya yang memakan waktu sekitar tiga minggu. Ia mengaku kesulitan mencari materi kedokteran secara mandiri.
“Saya merasa sedikit tegang saat lomba, terutama di bagian anatomi dan OSCE. Tapi ini pengalaman saya yang sangat berharga,” tuturnya.
Kemudian peserta lainnya, Muhammad Iksan Atalah mengatakan ajang ini seperti simulasi nyata menjadi mahasiswa kedokteran. Sebab ujian seperti lab anatomi, histologi, sampai OSCE yang dinilai langsung oleh dokter.
“Ini benar-benar menguji kemampuan dan keberanian kami,” ucapnya.
Penulis: Zahra Awalia (Magang)
Editor: Hardiyanti











