HMJ PMH FSH Dorong Nalar Kritis Mahasiswa Melalui Kelas Advokasi

Facebook
Twitter
WhatsApp
Sambutan Ketua Umum HMJ PMH UIN Alauddin pada kegiatan Kelas Advokasi yang berlangsung di LT FSH, Kamis, (19/6/2025). | Foto : Washilah-Wahyu Arabbi.

Washilah — Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Perbandingan Mazhab dan Hukum (PMH) Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Alauddin Makassar gelar Sekolah Advokasi dengan mengusung tema “Meretas Kuasa Mengorganisir Perlawanan,” berlangsung di Lecture Theater (LT) FSH, Kamis, (19/6/2025).

Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja HMJ PMH yang diadakan selama dua hari yaitu 19-20 Juni 2025 dengan menghadirkan narasumber dosen Hukum dan Ham FSH Dr Andi Fadli Nasif, dan Kordinator Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia Sulsel (KPBI) Sartono Laodemutu.

Fatahillah Syahadah, selaku perwakilan SEMA FSH UIN Alauddin Makassar menuturkan bahwa kegiatan ini adalah bentuk upaya pengupayaan dan perubahan kebijakan publik melalui kegiatan terencana maupun tidak terencana.

Dia berharap melalui diskusi ini menjadi langkah awal untuk terus berdampak ke depannya.

“Setelah kegiatan ini, kami harap ada gerakan-gerakan perubahan terbaru untuk perubahan masyarakat dan individu kedepannya”, uajrnya.

Sementara itu, ketua umum HMJ PMH, Mohamad Rosul mengatakan kelas ini hadir sebagai bentuk keresahan menyikapi kondisi kampus juga kondisi masyarakat yang setiap harinya menemui beberapa masalah serta melihat beberapa kemunduran nalar kritis dari seorang mahasiswa.

“Sehingga kita sebagai seorang mahasiswa yang seharusnya bisa menjadi agen of change dalam lingkungan sekitarnya, namun tidak adanya sebuah pembahasan mendalam mengenai bagaimana tentang advokasi itu sendiri. Maka dari itu kami menghadirkan kelas advokasi ini,” katanya.

Rosul mengatakan tantangan paling berat adalah kurangnya minat belajar dari beberapa mahasiswa itu sendiri, dan beberapa sifat apatisme.

“Dengan adanya Kelas Advokasi ini peserta mampu aktif dalam merespon segala bentuk problematika yang terjadi di lingkup masyarakat maupun kampus itu sendiri,” harapnya.

Penulis: Wahyu Arabbi
Editor: Hardiyanti

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami