UIN Alauddin Sabet Peran Terbaik di Pegelaran NMCC MA XXV

Facebook
Twitter
WhatsApp
Tim delegasi Alauddin Law Student Centre (ALSC) yang mewakili UIN Alauddin pada National Moot Court Competition (NMCC) Piala Mahkamah Agung XXV ALSA Indonesia. | Foto: Istimewa

Washilah – UIN Alauddin Makassar kembali menuai prestasi pada kompetisi nasional. Tim delegasi National Moot Court Competition (NMCC) Piala Mahkamah Agung XXV ALSA Indonesia menyabet tiga peran terbaik yakni Penuntut Umum terbaik, Panitera terbaik, dan Saksi/Ahli/Terdakwa terbaik.

Tim yang mewakili UIN Alauddin tersebut merupakan delegasi Alauddin Law Student Centre (ALSC). Penuntut Umum terbaik yaitu Muh. Sandy Azril dan Windy Arum Puspita; Panitera terbaik Musdalifah; dan Saksi/Ahli/Terdakwa terbaik Ayu Maulidia, A.Utari, Rahim Restuaffan, Muh. Fadhil, Faradillah Elva, dan Nur Rahma Hidayah.

Official (pendamping) delegasi, Sri Aulia Ramadani mengatakan, dirinya sangat bangga atas pencapaian tersebut. Menurutnya, tidak mudah bertahan selama 6 bulan karantina.

“Banyak duka, luka, maupun suka yang mereka lewati untuk sampai di titik ini. Tidak mudah melawan ego untuk terus bertahan dan mereka telah menang melawan ego mereka satu sama lain,” ungkap Sri.

Ketua delegasi, Muh. Hakim bercerita, ada banyak tantangan saat prosesi latihan sidang hingga hari lomba tiba.

“Sulit menyatukan 16 kepala dalam satu rumah. Tetapi, kami konsisten latihan sidang setiap hari meskipun kami kurang tidur dan makan terburu-buru,” beber Hakim.

Tuan rumah NMCC kali ini adalah Universitas Brawijaya, Malang. Ada 14 delegasi dan 1 observer dari universitas seluruh Indonesia. 

Penulis: Charissa Azha Rasyid

Editor: Jushuatul Amriadi

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami